MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM – – – –Palang Merah Indonesia Kecamatan Tamalate menggelar kegiatan orientasi dan pembekalan materi Kejadian Luar Biasa atau yang di sebut KLB dan Surveilans Berbasis Masyarakat atau yang di singkat SBM. Dalam tema kesiapsiagaan Relawan PMI Dalam Menghadapi Bencana Alam, Bencana Sosial,Dan Bencana kemanusiaan.
Dalam rangka pengenalan organisasi kepada anggota SIBAT yang baru, maka Pengurus PMI Kecamatan Tamalate mengadakan kegiatan Orientasi dan pengembangan kapasitas (capacity building) antara anggota SIBAT.
Acara ini di hadiri oleh ,Bang Nursalam.Wakil ketua Organisasi,Kak Fardi Staf Bidang organisasi Kak Fandi Staf Bidang PB,A Unru Ketua PMI kecamatan Tamalate, Wahyudi Sekertaris PMI kecamatan Tamalate, jumriah sekertaris SIBAT kecamatan Tamalate,para narasumber dan serta seluruh peserta orientasi pengurus PMI dan pelatihan SIBAT se Kecamatan Tamalate.
Kegiatan ini dilakukan di semua kelurahan yang memiliki relawan Siaga Berbasis Masyarakat (SIBAT) aktif yang di bentuk oleh PMI Kecamatan Tamalate terdiri dari berbagai unsur dan segmentasi masyarakat, seperti Linmas, Perangkat desa, Pemuda Karangtaruna,dan tokoh masyarakat diseluruh kelurahan dan Kecamatan Tamalate Kota Makassar.
Kegiatan ini perlu dilakukan guna mengoptimalkan peran relawan masyarakat dalam memberikan langkah nyata membantu pemerintah dalam percepatan penanggulangan berbagai bencana .

Orientasi Pengurus PMI Kecamatan, dan Pelatihan Relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) se Kota Makassar tahun 2025. bertempat di Aula ruang sipakabaji Provinsi Sulawesi Selatan , kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate ,, Jl.Danau Tj. Bunga, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90224 Sabtu (25/01/2025).
“Kota Makassar berada di zona merah atau zona yang paling rentan dengan bencana, karena itu perlu kesiapan kita bersama untuk menyiapkan diri dengan baik mulai dari pra bencana, saat terjadi bencana dan pasca bencana, salah satunya dengan adanya relawan dari PMI dan SIBAT sebagai kelompok siaga bencana, yang ada di tengah masyarakat,” ujar Nursalam .dalam sambutanya.
Ia juga menambahkan bahwa Peran PMI sebagai relawan juga menjadi garda terdepan dalam menghadapi bencana, sekaligus mendukung berbagai program yang ada di Kota Makassar, karena PMI selalu hadir di setiap kegiatan,”ucapnya.

“Para Pengurus dan Relawan PMI selalu hadir di setiap kegiatan yang kita buat, padahal mereka bekerja tanpa pamrih, tidak digaji, bekerja dengan hati, karena itu kami atas nama pribadi dan pemerintah, memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh relawan dan pengurus PMI Kota Makassar dan jajaranya,” ungkapnya.
Kedepan,” Nursalam mengatakan, dengan semakin solidnya PMI Kota Makassar, mulai dari tingkat Kota, Kecamatan sampai Desa/Kelurahan nantinya, akan berdampak semakin baiknya SDM dan peran PMI dalam mendukung program pemerintah.
“Kepada peserta orientasi SIBAT, kami berharap, melalui orientasi yang kita lakukan hari ini, para peserta memiliki pengetahuan dan informasi dasar relawan, sehingga pada saat terjadi bencana dapat berfungsi dengan maksimal, efektif dan efisien serta mengetahui tugas dan fungsinya sebagai relawan,” tukasnya.

Fandi ini berpesan agar para relawan PMI dan peserta pelatihan SIBAT, benar-benar dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya dan dapat mengambil ilmu secara maksimal dari para narasumber dan instruktur yang diundang, ulasnya.
“Relawan yang cakap, efektif dan efisien sangat ditentukan oleh informasi, pengalaman dan pelatihan yang diterimanya, sehingga mereka memiliki pengetahuan dasar yang cukup sebelum terjun ke daerah bencana, karena itu dengan adanya kegiatan ini, hal tersebut dapat kita wujudkan,” tutupnya.
Disampaikan pula oleh Ketua pelaksana, bahwa kegiatan ini di ikuti oleh 20 orang peserta.diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para anggota SIBAT mendaparkan penyegaran materi dan pengalaman baru, karena SIBAT harus menjadi motivator, fasilitator dan penggerak bagi masyarakat di sekitarnya.
Laporan Tim Red (Dewy waty)

