Dukung Mannennungeng, Anggota DPRD Sulsel Siap Kawal Program PPK Ormawa UKM KPI Unhas
MAKASSAR SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COMA ——- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H. Syahrir, S.E., mengapresiasi pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang dijalankan oleh mahasiswa UKM Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (KPI) Universitas Hasanuddin di Desa Kajaolallidong, Kabupaten Bone. Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja dalam rangka pengawasan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Selatan pada 27 Juni 2026. Menurutnya, program yang diinisiasi mahasiswa tersebut menunjukkan kepedulian nyata terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat desa.
Dalam kunjungan tersebut, H. Syahrir mendengarkan pemaparan sekaligus meninjau rencana pelaksanaan program Mannennungeng yang akan dijalankan oleh mahasiswa bersama pemerintah desa dan masyarakat. Program ini berfokus pada pemulihan sektor pertanian melalui inovasi Smart Hydro Loop, pengembangan varietas padi tangguh, serta penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Ia menilai pendekatan tersebut relevan dengan kondisi pertanian Desa Kajaolallidong yang membutuhkan solusi berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi program PPK Ormawa yang diinisiasi mahasiswa Unhas. Fokusnya pada sektor pertanian sehingga sangat sesuai dengan kondisi Desa Kajaolallidong. Pemilihan desa ini sebagai satu-satunya lokasi pelaksanaan di Kabupaten Bone sudah tepat karena program ini hadir di wilayah yang memang membutuhkan perhatian,” ujar H. Syahrir.
H. Syahrir juga menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. Menurutnya, inovasi yang lahir dari perguruan tinggi perlu terus didorong sebagai solusi atas berbagai persoalan pembangunan di daerah, khususnya pada sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan. Ia berharap sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui program-program pengabdian yang berdampak nyata.
Program PPK Ormawa UKM KPI Universitas Hasanuddin merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa yang mengedepankan pendekatan berbasis sains dan teknologi. Melalui program Mannennungeng, mahasiswa menghadirkan inovasi yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mendukung pemulihan sektor pertanian di Desa Kajaolallidong. Program ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun pertanian yang lebih tangguh dan berdaya saing.
Laporan dipublish tim red

