Educational Camping (Educamp SMUVEN) 2026: Menumbuhkan Generasi Cerdas, Peduli Lingkungan, dan Berkarakter Islami
MAKASSAR SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——– Suasana kebersamaan, semangat belajar, dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai pelaksanaan Educational Camping (Educamp SMUVEN) 2026 yang diselenggarakan oleh SMA Muhammadiyah 7 Makassar pada tanggal 15–17 Juni 2026 di Lapangan SMA Muhammadiyah 7 Makassar. Mengusung tema “Membangun Generasi Cerdas, Peduli Lingkungan dan Berkarakter Islami”, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi para peserta didik.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut dihadiri oleh unsur Persyarikatan Muhammadiyah, di antaranya Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tallo, Drs. Amiluddin, Ir. H. M. Amin Ishak, M.Si, serta Sekretaris Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Tallo, Syawaluddin, S.Pd. Kehadiran para tokoh Muhammadiyah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Muhammadiyah 7 Makassar, Gr. Sabri, S.Pd, menyampaikan bahwa pendidikan pada hakikatnya tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta kesadaran menjaga kelestarian lingkungan.

“Kegiatan Kamping Edukasi dengan tema Go Green for Education merupakan bagian dari pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan pendidikan karakter, kepemimpinan, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan seminar lingkungan hidup, penanam pohon, bakti lingkungan di area sekolah dan diluar lingkungan sekilah. peserta didik diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan keterampilan sosial, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan,” ungkapnya.
Beliau menambahkan bahwa SMA Muhammadiyah 7 Makassar sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen melahirkan generasi berakhlak mulia, berprestasi, dan peduli lingkungan, memandang kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan berkelanjutan.
Berbagai aktivitas edukatif dan penguatan karakter dilaksanakan selama kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti diskusi dan pembinaan, membangun kebersamaan melalui kegiatan kelompok, serta melaksanakan aksi nyata kepedulian lingkungan seperti kerja bakti membersihkan area sekolah, pengelolaan kebersihan lingkungan, hingga penanaman tanaman di sekitar sekolah. Kegiatan tersebut menjadi pengalaman belajar di luar kelas yang mampu menumbuhkan semangat gotong royong, kemandirian, dan rasa tanggung jawab.

Adapun tujuan pelaksanaan Educamp SMUVEN 2026 adalah menumbuhkan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya pelestarian lingkungan, membentuk karakter disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab, mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan kerja sama tim, memberikan pengalaman belajar yang edukatif dan menyenangkan, menanamkan budaya hidup bersih dan ramah lingkungan, serta meningkatkan rasa kebersamaan antara peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.
Antusiasme peserta tampak selama kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta, Muh. Furqan Nurhidayah, mengaku sangat senang dan gembira mengikuti Educamp SMUVEN 2026.
“Kegiatan ini sangat menyenangkan. Kami tidak hanya dilatih untuk bekerja sama dan mandiri, tetapi juga diajarkan untuk peduli terhadap lingkungan dan sesama,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua IPM/OSIS SMA Muhammadiyah 7 Makassar, Muh. Abdal, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.
“Educamp memberikan banyak pengalaman dan pelajaran yang tidak diperoleh di dalam kelas. Semoga kegiatan ini terus menjadi agenda rutin sekolah sehingga semakin banyak siswa yang merasakan manfaatnya,” harapnya.
Melalui Educational Camping (Educamp SMUVEN) 2026, SMA Muhammadiyah 7 Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter Islami, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Semangat kebersamaan yang terbangun selama tiga hari pelaksanaan diharapkan menjadi bekal berharga bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan sekaligus menjadi generasi yang mampu membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Laporan dipublish tim red

