Kebakaran Melanda Pemukiman Padat di Jalan Kandea Tiga, Lorong Tiga; Diduga Ada Unsur Kesengajaan
GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM MAKASSAR SULSEL —– Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk yang berada di Jalan Kandea Tiga, Lorong Tiga. Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan,”Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar yang berusaha menyelamatkan harta benda mereka dari jilatan api, Senin (10/8/2026) malam.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut kini diduga kuat mengandung unsur kesengajaan. Indikasi ini muncul dari sejumlah temuan serta keterangan awal yang berkembang di lokasi kejadian, meskipun penyebab pasti dan latar belakang terjadinya peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan mendalam pihak berwenang.
Api yang sempat membesar sempat menghanguskan bangunan dan rumah warga di kawasan yang padat tersebut. Warga berharap aparat penegak hukum segera menelusuri jejak dan mengungkap kebenaran di balik peristiwa ini, agar pelaku yang diduga melakukan tindakan sengaja dapat segera ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Peristiwa tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang Saat ini, petugas masih melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada sisa api yang membahayakan serta menelusuri bukti-bukti guna memperjelas dugaan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran tersebut. Perkembangan lebih lanjut akan dilaporkan.
Api diduga sengaja disulut oleh salah satu warga yang sebelumnya terlibat perkelahian. Perselisihan tersebut sempat dimediasi oleh warga setempat.

“namun, terduga pelaku diduga tidak menerima hasil mediasi dan justru membakar rumahnya sendiri hingga api membesar dan merambat rumah di sekitarnya.
Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
Hingga berita diterbitkankan belum keterangan resmi dari aparat pemerintah setempat dan belum kejelasan prediksi jumlah rumah yang terdampak dalam musibah kebakaran serta belum ada laporan korban jiwa dan kerugian material belum bisa ditafsirkan

