GOWA SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——- Dalam penegakan aturan tertib berlalulintas di Wilayah Polres Gowa, telah dipasang sejumlah CCTV dalam rangka penerapan Electronik Traffic Law Emforcemen (ETLE) atau tilang elektronik disejumlah titik.
Kasatlantas Polres Gowa, Iptu Bahrul di posko operasi lilin 2024 Polres Gowa, Senin (23/12/2024) mengatakan, setiap pelanggaran Lalu Lintas akan secara otomatis Tercapture oleh kamera yang terpasang, Karena memiliki ketajaman kamera yang bisa menembus kaca film pada mobil, baik pada siang hari maupun malam.
Dalam upaya untuk meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, Polres Gowa telah mengimplementasikan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik.
Inisiatif ini diharapkan dapat meminimalisir pelanggaran lalu lintas dan memberikan efek jera bagi pelanggar, serta menciptakan suasana berkendara yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan.
Sistem penegakan hukum yang memanfaatkan teknologi untuk mendeteksi dan merekam pelanggaran lalu lintas secara otomatis. Melalui penggunaan kamera pengawas dan sistem pengolahan data yang canggih, ETLE dapat mengidentifikasi pelanggaran seperti tidak mengenakan sabuk pengaman, melanggar lampu merah, hingga penggunaan ponsel saat berkendara. Data yang terkumpul akan diproses dan surat tilang akan dikirimkan kepada pelanggar melalui pos, sehingga pelanggar dapat menjalani proses hukum tanpa perlu berhenti di tempat.
Adapun manfaat diantaranya :
1. Meningkatkan Kesadaran Pengemudi
Dengan adanya sistem tilang elektronik, diharapkan pengemudi akan lebih disiplin dalam mematuhi peraturan berlalu lintas. Kesadaran akan adanya pengawasan yang ketat dapat mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

2. Efisiensi Penegakan Hukum
Sistem ETLE memungkinkan proses penegakan hukum yang lebih efisien dan transparan. Dengan teknologi yang otomatis, pengawasan dan penegakan hukum dapat dilakukan tanpa keterlibatan langsung petugas, sehingga mengurangi potensi konflik atau praktik korupsi di lapangan.
3. Data yang Akurat dan Tertib
ETLE mampu mengumpulkan data pelanggaran secara real-time, yang dapat digunakan untuk analisis lebih lanjut. Data ini sangat berguna dalam merumuskan kebijakan lalu lintas yang lebih baik di masa depan.
Tantangan dan Harapan
Meskipun penerapan ETLE memberikan banyak manfaat, tidak bisa dipungkiri bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah tingkat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Edukasi kepada masyarakat mengenai sistem ini perlu ditingkatkan agar semua pengguna jalan memahami dan menerima keberadaan tilang elektronik ini.
Polres Gowa juga diharapkan untuk terus berinovasi dalam penggunaan teknologi untuk mendukung penegakan hukum. Selain itu, kolaborasi dengan instansi lain seperti Dinas Perhubungan dan pemerintah daerah juga sangat penting untuk menciptakan infrastruktur yang mendukung keselamatan berlalu lintas.
Penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) oleh Polres Gowa merupakan langkah maju dalam upaya penegakan aturan lalu lintas yang lebih efektif dan efisien. Dengan sistem ini, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir, serta tercipta kesadaran yang lebih tinggi di kalangan pengendara. Masyarakat diharapkan dapat mendukung program ini demi keselamatan bersama, agar jalan raya menjadi tempat yang aman untuk semua.
Laporan tim red : (**/wisnu)

