Di indikasi Ada Jalinan Oknum Pihak Yang Bermain Dengan Residivis Modus Penipuan Dan Penggelapan Roda Dua
MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——- DI Indikasi ada jalinan sambung tangan Oleh Oknum Pihak Yang bermain dengan resedivis penipuan dan penggelapan kendaraan unit roda Dua, (motor) Dengan modus Pola, mengadaikan kendaraan yang masih terbilang dalam penanganan Dealer Pembiayaan, Makassar Minggu 18./05/2025
penipuan ini berawal, saat salah seorang konsumen kepepet dengan biaya kebutuhan mendesak sehingga menggadaikan kendaraan’nya kesalah seorang tetangga’nya yang berinisial (SKR) sebesar Tiga Juta Rupiah ( 3 000,000 ) dengan bunga Satu Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah (1,300, 000) sampai masa tiba pengembalian, Namun Alhasil kendaraan tersebut dipindah tangankan juga ke salah seorang diduga sebagai penadah yang berinisial (SPR) ke tangan (WHY) seorang resedivis dengan kasus penipuan dan penggelapan.
Dan sampai saat ini, kendaraan tersebut berpindah pindah tangan, hingga ke tangan ketiga, karena menurut’nya orang yang dimaksud tersebut di indikasi golongan sindikat pengelapan kendaraan roda dua, sudah dalam penanganan pihak berwajib Namun belum jelas juga, penangan kasus ini, karena belum ada pemberitahuan dari pihak korban, lebih jelasnya, hanya sebatas penyampaian dari terduga pelaku

Korban yang diketahui bernama, JAMALUDDIN Dan AMIR merupakan warga Jalan Laiya, selaku pemilik motor, Yamaha M3 , dengan nopol 2326 LAZ.sedangkan (Amir), Motor YAMAHA Dengan Nopol 2834 XAT. ,merasa sangat dirugikan, karena sudah menebus’nya dengan jumlah yang tertera dikwantasi senilai, Tiga Juta (3,8 000,000,) tapi yang dibayarkan sejumlah, Tiga Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah (3,800 000.) Namun Yang diterimah hanya Dua Juta Lima Ratus Rupiah (2,500,000)
Sedankan korban Amir dalam pengambilannya 3,000 000, ( Tiga Juta Rupiah ) kembali 4, 000,000 ( Empat Juta Rupiah ) Jamaluddin sudah menebus,nya dikantor polsek wajo,” Dengan harapan bisa mengambil kembali motor tersebut,” Namun belum juga diberikan motor tersebut, hanya dijanji tapi belum kunjung diberikan
Padahal dalam perjanjian,” Setelah 2 hari paling lama penebusan kendaraan sudah bisa diambil,” Namun Kenyataan hingga saat ini, uang tebusan tidak kembali unit motor ganti juga yang sudah disepakati dikantor polsek wajo, tidak ada
Ironis’nya korban Jamaluddin hanya diiming-imingi, untuk digantikan dengan unit kendaraan lain yakni motor Honda Beat Putih, untuk dipakai sementara, sambil menunggu hasil pencarian dan keberadaan motor korban, namun itu hanya diphotokan saja, setelah diminta, unit tersebut kembali beralasan kalau unit tersebut kunci dan stnk, dibawa oleh pemiliknya pulang kampung,
Modus ini sangat jelas korban hanya dikelabui, dan sangat jelas menunjukkan bahwa kejahatan ini terorganisir dengan baik dan melibatkan beberapa pihak. dengan modus operandi yang rumit, karena kuat dugaan sindikat penggelapan ini, secara berantai,

Mirisnya lagi korban yang telah menebus dengan surat gadai dilakukan dipolsek wajo makassar, setelah menunggu beberapa waktu lama’nya,” korban Jamaluddin mendapat kabar, kalau pihak polsek telah berhasil menahan istri dari seorang penadah yang terlibat, dan entah ini benar atau cuma sekedar ISSU, untuk mengalihkan prasaan khawatir saya, ungkap Jamaluddin,
Menurut Jamaluddin, dirinya tidak mau lagi menerima motor tersebut, kecuali motornya sendiri, sebab motor kami masih baru, dan angsuran’nya kami selalu tepat waktu, membayarnya , makanya kami menginginkan motor kami sendiri,
Dan saya berharap dengan terbitnya tayangan pemberitaan ini, pelaku yang terlibat harus bertanggung jawab, dan saya akan membawah masalah ini keranah Hukum, untuk melaporkan Polda Sul Sel, Ungkapnya,
Laporan dipubliks redaksi

