Close Menu
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
    • Video Pos
    • Standar Pos
    • Galeri Pos

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perdana, Aswadi Hamid Gandeng HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA Inisiasi Tudang Sipulung Prodi Agroteknologi, WR 1 Beri Apresiasi.

April 28, 2026

Karang Taruna Kotabaru Minta Dukungan Eksekutif dan Legislatif untuk Kegiatan 2026

April 28, 2026

Kasdam XIV/Hasanuddin Kobarkan Semangat Tempur Yonif 726, Siapkan Prajurit Tangguh Amankan Perbatasan Papua

April 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Breaking NEWS
  • Perdana, Aswadi Hamid Gandeng HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA Inisiasi Tudang Sipulung Prodi Agroteknologi, WR 1 Beri Apresiasi.
  • Karang Taruna Kotabaru Minta Dukungan Eksekutif dan Legislatif untuk Kegiatan 2026
  • Kasdam XIV/Hasanuddin Kobarkan Semangat Tempur Yonif 726, Siapkan Prajurit Tangguh Amankan Perbatasan Papua
  • Ketua LBH Tombak Keadilan Mengecam Keras, Pelaku Tindak Penganiayaan Yang Tidak Manusiawi Terhadap Anak dibawah Umur di Cikoang
  • Karyawan terekam CCTV, mencuri Pakan Ternak, di ringkus bersama penadahnya oleh Tim Opsnal Resmob Polsek Tamalate
  • Tangkap Pengguna Narkoba pada Saat Patroli, Kapolres Pangkep Berikan Penghargaan Kepada Dua Personel Sat Lantas Polres Pangkep.
  • Mengenang Kejayaan Leluhur Melalui Halal Bihalal Keluarga Besar I Bangkailong Daeng Parani Karaeng Bulukumpa di Segeri Pangkep .
Facebook X (Twitter) Instagram
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
Demo
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
    • Video Pos
    • Standar Pos
    • Galeri Pos
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
  • ARTIKEL
Beranda » Ketua LBH Tombak Keadilan Mengecam Keras, Pelaku Tindak Penganiayaan Yang Tidak Manusiawi Terhadap Anak dibawah Umur di Cikoang
Peristiwa

Ketua LBH Tombak Keadilan Mengecam Keras, Pelaku Tindak Penganiayaan Yang Tidak Manusiawi Terhadap Anak dibawah Umur di Cikoang

Arieawan AryaBy Arieawan AryaApril 27, 2026Updated:April 27, 2026Tidak ada komentar113 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Ketua LBH Tombak Keadilan Mengecam Keras, Pelaku Tindak Penganiayaan Yang Tidak Manusiawi Terhadap Anak dibawah Umur di Cikoang

GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM TAKALAR CIKOANG —-– 27 April 2026 Seorang anak dibawah umur, Ilham (13) tahun, alamat Cikoan Dusun Bila Bilaya, kabupaten takalar
telah mengalami Penganiayaan padahari Minggu 26 April 2026, Usai dituding telah melakukan tindak pencurian dirumah salah seorang warga Mansa Dg.Tayang,” merupakan karyawan dari pemilik Ayam Potong Yang berada ditengah pemukiman diketahui bernama Sudirman Karaeng Gatta selaku pemilik usaha Ayam Potong Suami Istri dari (Hikmat Karaeng Kuasa) pemilik Tas Yang hilang, Senin 27 April 2026.

Terduga pelaku penganiayaan anak dibawah umur menghantam korban terduga pelaku tindak kriminal pencurian dengan menggunakan skop alat bangunan kewajah korban hingga mengalami luka dan berdarah pada pelipis kiri

Karaeng Gatta merupakan tokoh masyarakat yang dipandang diwilayah tersebut diatas menganiaya korban dan menjadikan sebagai sasaran empuk kekerasan yang meninggalkan luka, baik ditubuh maupun didalam hingga mengakibatkan trauma

Semua bermula dari hilangnya tas, yang berisi uang senilai Rp700.000 dikabarkan hilang, melalui dari hasil rekaman Kamera tersembunyi (CCTV), terduga korban pada saat itu,” tengah
sedang dicari Alhasil korban ditemukan ditengah jalan lantas dibawah kesuatu tempat, sesampai disana korban mendapatkan penyiksaan dengan beberapa orang

“Menilai ,bahwa” bukan dari faktor uang yang diambil dari tas milik istri Karaeng Gatta sebesar 700 ribuh rupiah” akan tetapi tersisa 500 ribuh rupiah, karena menurut korban terduga pelaku telah membelanjakan 200 ribuh rupiah

“Sebagian orang menganggap sebagai penyambung hidup,” Namun bagi kemanusiaan, Nilai Uang 200 ribuh rupiah itu tak pernah cukup untuk menjadi harga mati sebuah martabat anak di bawah umur.

Penghakiman yang Tak Adil

Bayangkan menjadi seorang anak kecil yang tiba-tiba dikelilingi oleh wajah wajah dewasa yang memerah karena geram. tanpa proses hukum yang semestinya, bocah malang di Cikoang ini harus menghadapi “pengadilan jalanan”.sebelum diamankan dikantor kepolisian Polres Takalar

” Ketua LBH Tombak Keadilan H. Syamsul Rijal, S.H., M.H” mengecam.tindak’kan terduga pelaku , yang tidak manusiawi,” hak-haknya sebagai manusia seolah menguap. Ia bukan lagi dianggap sebagai anak yang butuh perlindungan, melainkan objek pelampiasan kekesalan, dan meminta kepada oknum kepolisian Polres Takalar  menindak dengan tegas pelaku penganiayaan terhadap korban yang masih dibawah umur, dan akal mengawal hingga sampai betul betul korban mendapatkan keadilan

Inseden Penganiayaan pun terjadi. Ditangan-tangan yang seharusnya mengayunkan kasih justru mendaratkan pukulan.hingga nyaris diangkat dan dibuang kejembatang untuk diceburkan kesungai

Orang korban terduga DG. BELLA menyayangkan Tindakan main hakim sendiri ini menjadi potret buram betapa rapuhnya perlindungan terhadap anak di tingkat akar rumput.

Harga Sebuah Trauma
Uang Rp200.000 mungkin bisa dicari kembali, tapi bayang-bayang ketakutan saat dikeroyok massa akan menetap di kepala sang anak selamanya. Luka fisik mungkin mengering dalam hitungan minggu, namun luka psikologis—perasaan dikhianati oleh lingkungan tempatnya tumbuh” adalah beban berat yang harus ia pikul seumur hidup.

Secara hukum, Indonesia memiliki UU Perlindungan Anak yang dengan tegas menyatakan bahwa setiap anak berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Bahkan jika seorang anak benar-benar melakukan kesalahan, hukum memiliki mekanisme khusus (Sistem Peradilan Pidana Anak) yang mengedepankan pembinaan, bukan penyiksaan.

Namun, di Cikoang, hukum sejenak lumpuh oleh emosi sesaat. Sebuah Cermin bagi Kita
Tragedi ini bukan sekadar berita kriminal biasa; ini adalah cermin retak bagi masyarakat kita. Mengapa kita begitu mudah beringas kepada mereka yang lemah?

Kasus di Cikoang adalah pengingat keras bahwa edukasi mengenai hukum dan perlindungan anak masih menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar.

Proses hukum terhadap para pelaku penganiayaan harus ditegakkan demi keadilan bagi korban yang masih belia itu. Kita tidak boleh membiarkan aksi main hakim sendiri menjadi “budaya” baru.

Cikoang harus kembali menjadi tempat yang ramah. Uang 200 ribu itu telah mengajarkan kita pelajaran yang sangat mahal bahwa ketika kemarahan menanggalkan akal sehat, yang menjadi korban adalah masa depan yang hari ini berwujud dalam rupa seorang anak yang ketakutan.

Hingga berita diturunkan belum ada keterangan jelas dari pihak terduga pelaku baik yang terkait langsung maupun pihak berwajib

 

 

 

 

 

Laporan dipublish tim redaksi 

 

 

 

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
Arieawan Arya
  • Website

Berita Lainnya:

Peristiwa

Viral di Medsos Penertiban Pedagang K5, di Acara MTQ Kab Maros, Terlihat Beberapa Oknum Satpol PP Mengusir, Bahkan Main Tangan

April 15, 2026 Peristiwa
Peristiwa

2 Korban Ledakan Bom Ikan di Pulau Tanakeke Hilang Tanpa Jejak, di Indikasi Menghindari Pemeriksaan Kepolisian

April 13, 2026 Peristiwa
Peristiwa

Tanggamus Darurat! Tanggul Jebol Mengancam Nyawa, Pemerintah Masih Sebatas Survei? 

April 7, 2026 Peristiwa
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,475

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,152

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,598

Pemda Kotabaru Upayakan TMT CPNS dan PPPK 2024 Lebih Cepat Dari Daerah Lain, ini Jadwalnya!

Maret 20, 20251,459
Don't Miss
Berita

Perdana, Aswadi Hamid Gandeng HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA Inisiasi Tudang Sipulung Prodi Agroteknologi, WR 1 Beri Apresiasi.

By Edy Hadris JurnalisApril 28, 20268

Perdana, Aswadi Hamid Gandeng HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA Inisiasi Tudang Sipulung Prodi Agroteknologi, WR 1 Beri…

Karang Taruna Kotabaru Minta Dukungan Eksekutif dan Legislatif untuk Kegiatan 2026

April 28, 2026

Kasdam XIV/Hasanuddin Kobarkan Semangat Tempur Yonif 726, Siapkan Prajurit Tangguh Amankan Perbatasan Papua

April 27, 2026

Ketua LBH Tombak Keadilan Mengecam Keras, Pelaku Tindak Penganiayaan Yang Tidak Manusiawi Terhadap Anak dibawah Umur di Cikoang

April 27, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Perdana, Aswadi Hamid Gandeng HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA Inisiasi Tudang Sipulung Prodi Agroteknologi, WR 1 Beri Apresiasi.

April 28, 2026

Karang Taruna Kotabaru Minta Dukungan Eksekutif dan Legislatif untuk Kegiatan 2026

April 28, 2026

Kasdam XIV/Hasanuddin Kobarkan Semangat Tempur Yonif 726, Siapkan Prajurit Tangguh Amankan Perbatasan Papua

April 27, 2026
Most Popular

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,475

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,152

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,598
© 2026 Media GIT | By WEBPro.
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.