MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM ———– Proyek pembangunan jalan beton sepanjang 1 kilometer di Dusun Kacici, Desa Toddolimae, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, yang dibiayai APBD Tahun 2023, menuai kritik keras dari masyarakat setempat.
Dalam waktu kurang dari setahun sejak selesai, jalan yang diharapkan memperlancar akses transportasi ini sudah mengalami keretakan di sejumlah titik.

Warga mempertanyakan kualitas pekerjaan yang dianggap tidak sesuai standar teknis dan prosedur, termasuk dugaan penyelewengan soal penggunaan material yang “tidak pake tulan alias bersih.”
Namun kontraktor tersebut melakukan perbaikan, hanya menimbun retakan dengan batu gunung di bagian tengah jalan, tanpa melakukan pengecoran ulang sebagaimana seharusnya.
Cara ini dinilai berisiko tinggi, mengingat permukaan jalan menjadi tidak rata, dan berpotensi menyebabkan kecelakaan, di saat hujan turun atau malam hari.

Ketua RT setempat, Madi, menyatakan kekecewaannya terhadap kontraktor yang berjanji melakukan perbaikan permanen namun belum menepati Janjinya selama dua bulan terakhir.
Ia menegaskan, jalan tersebut menjadi akses utama warga antara Desa Toddolimae dan Desa Toddopulia untuk aktivitas sehari-hari. Tegas Madi . Senin, 15/12/2025.
Masyarakat Dua desa tersebut berharap agar pemerintah Kabupaten Maros dan instansi terkait segera turun tangan, memastikan evaluasi proyek, serta meningkatkan pengawasan ketat agar infrastruktur tidak dikerjakan asal-asalan, demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
( Muh. Saleh Malik ).

