Proyek Jalan Beton PISEW Rp500 Juta di Kalukubodo Galesong Disorot, Diduga Gunakan Fondasi Lama
GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM TAKALAR —- Ketua Kelompok Masyarakat Kerja Sama Antar Desa (Pokmas KAD) Assamaturu, Haris Lewa saat di konfirmasi terkait proyek Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Desa Kalukubodo Galesong Selatan, Kabupaten Takalar dengan panjang 315 meter dan dengan nilai Rp.500 juta menjadi sorotan.
“kami kerja satu sisi saja sesuai Rab, ada pun yang kami perbaiki di pondasi lama itu yang rusak tapi dia tdk masuk hitungan di RAB karena di Pisew ini lebar jalanan 4 meter sementara badan jalan yang sudah jadi itu 3 meter jadi nambahnya 1 meter di satu sisi, ini PISEW pekerjaan beton daeng,”jelas Haris Lewa, Rabu (16/09/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi pengerjaan jalan beton Dusun Pa’batoang, struktur fondasi pembatas jalan (talud) yang sedang dikerjakan diduga kuat hanya menumpang pada konstruksi lama bekas pembangunan jalan tani desa tahun 2018. Selain itu, ketinggian pasangan batu fondasi di sepanjang jalur tersebut tampak tidak merata.

Sementara itu, dugaan paling serius bukan sekadar tampilan yang kurang rapi, melainkan kemungkinan adanya masalah pada pondasi dasar, mutu/ketebalan beton, elevasi, pemadatan, dan kesesuaian volume pekerjaan dengan RAB. Dengan anggaran Rp500 juta untuk panjang 315 meter, nilai rata-ratanya sekitar Rp1,59 juta per meter
Proyek yang bersumber dari Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Wilayah II Sulawesi Selatan ini dikelola secara Swakelola Tipe IV oleh Pokmas KAD Assamaturu, dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender.
Laporan dipublish tim (**/red)

