TAKALAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —– Seiring waktu yang berjalan dari zaman ke Zaman Desa Punaga yang penuh dengan sejarah
Secara geografis, Desa punaga adalah desa yang mempunyai 5 dusun yaitu dusun koyokang,dusun punaga,dusun malelaya,dusun barugaya,dan dusun tamalabba, Selasa 19/09/2022.
Desa punaga ini, di apit oleh 3 desa yaitu disebelah selatan ada desa laikang,disebelah utara ada desa cikoang dan disebelah timur ada desa pattopakang disebelah barat ada laut punaga dan pantainya yang cantik,desa punaga adalah desa yang mempunyai banyak potensi yang bisa dimamfaatkan oleh masyarakat itu sendiri
Yaitu mulai dari sektor perikanan dan kelautan,peternakan dan sektor pertanian dimana dari beberapa sektor ini bisa dimamfaatkan sebagai sumber daya alam yang begitu sangat menjanjikan untuk keberhasilan masyrakat desa punaga itu sendiri
Ketika dikelolah dengan baik,ketika masyarakat fokus dengan usahanya masing2,tentunya dari potensi-potensi yang dimaksud namun yang sangat disayangkan karena tidak mungkin masyarakat pelaku usaha ini akan fokus keusahanya ketika keselamatan jiwanya masih terancam yang sewaktu- waktu dapat terjadi pada diri masing-masing
Kepala Desa Punaga
Karena belum adanya kepedulian Pemerintah, baik Pemerintah kabupaten,pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat terhadap Abrasi pantai yang sudah beberapa tahun terakhir ini berlangganan dengan Desa Punaga yang terletak di Kecamatan Mangarabombang Kab.Takalar provinsi Sul-Sel,
Tingginya abarasi pantai yang terjadi didesa Punaga ini sudah sangat parah dua dusun yaitu Dusun Punaga dan Dusun Malelaya,ketika abrasi ini tidak cepat di cegah maka akan menghancurkan pemukiman warga dusun malelaya dan jalan poros Desa PUNAGA-LAIKANG
Dokumentasi Warga Desa Punaga
Selain pemukiman yang akan tenggelam dan jalan poros keberadaan kantor Desa didusun Malelaya akan Hilang dan hancur juga,olehnya itu masyarakat Desa Punaga sangat berharap kepada semua unsur, pihak terkait baik dari pemerintah Kabupaten, dan pemerintah provinsi serta Pemerintah Pusat untuk cepat mengambil tindakan
Kemudian di Dusun Punaga dimana Dusun ini mempunyai banyak situs bahkan ada situs Cagar budaya yaitu kompleks MAKAM I SABBELO’MO DAENG TAKONTU Ibunda pahlawan Nasional SULTAN HASANUDDIN ini akan hancur juga ditelan Abrasi
Ketika penanganan ini lambat karena jarak antara bibir pantai dan KOMPLEKS MAKAM hanya berjarak kurang lebih 7 meter sehingga kami warga punaga yakin satu sampai dua tahun kedepan komleks makam ini akan hilang ketika tidak ada perhatian dan Bantuan
Yang sangat kita sayangkan,..pemerintah desa setempat, setiap Musrembang tingkat kecamatan selalu mengusilkan untuk diprioritaskan tetapi sampai saat ini belum ada respon bahkan pemerintah desa punaga juga sdh menyampaikan ke BPBD kabuten takalar dan alhamdulillah sudah ada bantuan karung yang sejenis karung pupuk sebanyak 100 lembar dan itu sdh diprgunakan untuk diisi pasir sebagai tanggul darurat

Pekuburan Warga Terdampak Abrasi Ombak
Dan itu hanya bertahan sampai 3 minggu saja. sudah hancur lagi ,olehnya itu kami harap pemerintah Desa bersama masarakat Desa punaga sangat.mengrharapkan untuk secepatnya dapat bantuan dan perhatianya untuk membangun tanggul pemenahan Ombak,
Laporan : (**/gfr)

