MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —— Beragam modus untuk melakukan pemerasan, sekaligus prampokan barang, milik penguna Jalan, dengan cara minta numpang diantar, kerumah kost,” Seorang warga melaporkan prihal kronologis saat dirinya membantu seorang wanita, yang minta tolong
“Korban Syamsul Alam (41) Pekerjaan Nelayan, merupakan warga Jalan Galangan Kapal Pt IKI, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo Kota Makassar, jadi korban perampasan barang, saat melintas dijalan Latimojong pada Hari Rabu 4 Januari 2023, pukul 3 – 30 Dinihari, dari arah Jalan Cendrawasi, hendak menuju kerumah’nya Selasa 10/01/2023.
“Dalam perjalanan pulang seorang wanita berdiri ditepi Jalan Gunung Latimojong, dan meminta tolong untuk diantar kerumah kost, Alhasil setelah tiba ditempat kejadian, Pelaku Memaksa untuk masuk dikamarnya, dengan segala alasan dan bujuk rayu agar korban Ibah
“Tanpa Curiga korbanpun mengantarnya perempuan itu, “Namun hanya sampai didepan kamar,” Karna merasa takut dan tidak biasa, Namun di tarik secara paksa,
“Setelah berada didalam kamar, perempuan itu memaksa korban, dengan bahasa yang dilontarkan,” Tidak Mau Jako Main,” Korbanpun Menolak dengan keras, dengan bahasa, Tidak Mau’Ja ada Istriku ada Juga Anak’ku
“Berselang beberapa menit,” Tiba tiba Dua Orang Preman masuk,”Serobok pintu kamar sambil membawa Pisau Dapur dan, mengancam akan melukai korban, dengan Alibi, kalau kamu tidak bayarkan Utang perempuan ini, saya tikam’ko
” Ada Utangnya ini perempuan 650 rb kalau kamu, tidak bayarkan saya tidak lepaskan’ko Karna korban merasa, terancam Akhirnya dikeluarkan uangnya dari sakunya 550 rb, setelah diambil itu semua, wanita itu bersama Dua Orang Preman temannya menuntut, Uang Kamar, 200 rb,” Alhasil karna korban tidak punya uang lagi, Hpnya direbut oleh salah seorang dari pelaku, untuk dijadikan Jaminan
Setelah korban terbebas dari kejadian yang Nyaris merenggut nyawanya langsung menuju kantor polisi, Polrestabes Makassar, untuk melaporkan kejadian yang baru saja dialaminya,
Jelang sepekan Sejak korban melaporkan hal ini, Namun pihak Kepolisian Polrestabes belum melakukan tindakan, apa apa, karna menurutnya, pihak korban tidak punya saksi sehingga tidak melakukan tindakan, Sekalipun korban ngotot,” menyakinkan bahwa dirinya sebagai saksi sekaligus menjadi korban,”
Wakareskrim Polrestabes Makassar Jufri Nasir S.sos MH, saat dikomfrimasi, oleh awak media melalui Via Wathsaap menyampaikan, pasti akan kami tindak lanjuti, setiap laporan warga, tuturnya insya Allah
Merasa Bosan menunggu tindakan dari pihak kepolisian, Korban bersama adek Iparnya nekat kembali mendatangi Markas tempat kejadian Perkara disebuah Pondok Kost Arfandy Salon di Jalan Sungai Pareman, dengan maksud menebus Hp miliknya.
Namun kembali mendapatkan pengancaman, dan hpnya’ pun tidak diberikan padahal maksudnya baik,
Laporan Crew Git : (**/Arya)

