Editor : Edy Hadris.
MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM ———Puluhan mahasiswa dari Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Maros dan menutup jalan serta membakar ban bekas. Kamis, 02/05/2024.
Dalam aksinya mereka mendesak pemerintah kabupaten Maros untuk merealisasikan beasiswa pendidikan pelajar dan mahasiswa serta menindak tegas sekolah SMP & SMA sederajat yang melakukan pungutan liar dengan dalil sumbangan dan komite sekolah .
Ia juga mendesak pemerintah daerah agar memperhatikan tenaga ASN dan non ASN serta fasilitas asrama yang layak huni bagi mahasiswa . Dan juga mendesak dinas pendidikan kabupaten Maros untuk transparan dalam mengelola anggaran pendidikan.

A. Ahmad Qusairy , jendral lapangan aksi menyuarakan bahwa , Kabupaten Maros , dengan pencapaian PAD diangka 279,M pada tahun 2023 , tentunya membutuhkan pencapaian luar biasa. Sehingga jikalau dikontribusikan minimal 20% untuk bidang pendidikan akan tersangat membantu dan meringankan beban para pelajar & mahasiswa , namun hal tersebut masih jauh daripada kata “Terealisasikan” sebab dalam pelaksanaannya belum mampu diwujudkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Maros . Tegasnya.
Ia menambahkan bahwa , UU 1945 Pasal 31 ayat (2) menegaskan bahwa ” setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dan pemerintah wajib membiayainya “.
Pasal 31 ayat (4) Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang kurangnya 20% dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional. Ujarnya.
Dan berharap dalam konteks ini pemerintah daerah khususnya pemerintah kabupaten Maros , agar ikut andil dalam mendukung dan mempersiapkan putra putri terbaik daerahnya dibidang pendidikan. Tutupnya.
(Edy Hadris).

