Empat Kambing Milik Warga Dusun Toe Hilang, Keamanan Lingkungan Jadi Sorotan
GERBANG INDONESIA TIMUR,NEWS.COM.BARRU —- Kasus pencurian ternak kembali meresahkan masyarakat Kabupaten Barru. Kali ini, aksi pencurian terjadi di Dusun Toe, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, pada dini hari Minggu (31/5/2026). Sebanyak empat ekor kambing milik seorang warga dilaporkan hilang dari kandangnya, menimbulkan kerugian yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Empat ekor kambing yang raib tersebut terdiri dari satu ekor kambing jantan dan tiga ekor kambing betina. Kejadian itu pertama kali diketahui oleh pemilik ternak saat mendatangi kandang pada pagi hari untuk memberi pakan. Namun, ia dibuat terkejut ketika mendapati kandang dalam keadaan terbuka dan seluruh kambing yang biasa dipeliharanya sudah tidak berada di tempat.
Korban yang diketahui bernama Syahruddin, S.HI., mengaku sangat terpukul atas kejadian tersebut. Menurutnya, usaha peternakan yang selama ini dijalankan merupakan salah satu sumber penghasilan keluarga yang membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit untuk dikembangkan.
Menanggapi peristiwa itu, Syahruddin telah menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus pencurian tersebut kepada pihak kepolisian. Ia berharap aparat penegak hukum dapat segera melakukan penyelidikan dan mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas hilangnya ternak miliknya.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Hal seperti ini tidak bisa ditolerir karena sangat merugikan masyarakat yang berusaha mencari nafkah melalui usaha peternakan,” ujar Syahruddin saat ditemui melalui sambungan WhatsApp, Minggu (31/5/2026).
Lebih lanjut, Syahruddin mengungkapkan bahwa masyarakat saat ini sangat membutuhkan rasa aman dalam menjalankan usaha maupun aktivitas sehari-hari. Ia menilai kasus pencurian yang terjadi di wilayah tersebut bukanlah kejadian pertama, sehingga diperlukan perhatian serius dari seluruh pihak terkait.
Menurutnya, masih ada sejumlah kasus pencurian yang hingga kini belum terungkap. Salah satunya adalah kasus kehilangan emas yang pernah menimpa warga sebelumnya. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat karena pelaku kejahatan dinilai masih bebas berkeliaran.
“Contohnya kasus kehilangan emas yang pernah terjadi sebelumnya sampai hari ini juga belum terungkap. Karena itu kami berharap kasus pencurian kambing ini mendapat perhatian serius dan segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Selain meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut, korban juga berharap pemerintah dan instansi terkait dapat meningkatkan langkah-langkah perlindungan keamanan bagi masyarakat. Menurutnya, keamanan merupakan faktor penting agar warga dapat menjalankan usaha dan kehidupan sehari-hari dengan tenang.
“Masyarakat tidak aman dalam berusaha jika kasus-kasus seperti ini terus terjadi. Kami harap pemerintah dan pihak berwenang bisa hadir memberikan perlindungan keamanan kepada warga,” katanya.
Syahruddin berharap laporan yang telah disampaikan kepada pihak kepolisian dapat segera membuahkan hasil dan pelaku pencurian berhasil ditemukan. Ia juga berharap kejadian serupa tidak kembali menimpa warga lain sehingga masyarakat dapat hidup dan berusaha dengan rasa aman. “Semoga ini menjadi yang terakhir dan tidak ada lagi warga yang menjadi korban pencurian,” tutupnya.
Laporan dipublis tim red (Thiar/MY)

