SULI LAROMPONG SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —- Maraknya penimbunan yang dilakukan, oleh para kolega pemain Bahan Bakar Minyak, yang di indikasi ada kerja sama antara pengumpul BBM dan Spbu. untuk menimbung, dan menjual kembali, untuk meraut harga yang lebih tinggi, seperti di spbu Larompon, di sinyalir, ada kerja samanya
tidak taat aturan Pertamin, SPBU LAROMPONG. SPBU 74.919.03. Yang beralamat Jl. Poros No.80, Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan 91996,
Banyaknya dugaan menyalahi aturan dan pelanggaran penyaluran pengisian BBM Pertalite dan Solar yang lebih mengutamakan pengisian jerigen ketimbang para pengendara roda dua dan empat, Selasa 22 November 2022.
Maraknya pengisian Jerigen dispbu tersebut tidak lagi menjadi rahasia untuk mengelabui pantaun di SPBU LAROMPONG memang sangat di prioritaskan utamanya para pengecer maupun pengumpul, dengan segala alasan dikemukakan ketika diminta untuk menunjukan surat isinya baik dari dinas perikanan, maupun Pertanian
Seharusnya dalam hal ini, pihak Depok pertamina Palopo, untuk meninjau dan mengontrol SPBU yang tidak taat aturan khususnya SPBU LAROMPONG. SPBU 74.919.03. Yang beralamat Jl. Poros No.80, Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan 91996 Sulawesi Selatan, jauh sebelumnya diduga melanggar aturan yang diterapkan oleh Pertamina
terkait beredarnya aturan pelarangan untuk melayani pembelian JBKP Pertalite maupun solar dengan jerigen ini telah tertuan dalam Surat Edaran Menteri ESDM No. 13/2017 mengenai ketentuan penyaluran Bahan Bakar Minyak melalui Penyalur.
“Menurut salahsatu pengendara roda dua serta sopir truck, yang sudah lama mengantri. untuk pembelian pengisian saat dijumpai dilokasi oleh tim investigasi mengatakan, disini Karyawan SPBU SULI LAROMPONG, lebih memprioritaskan pembelian pengisian jerigen, karna ada upah 10 rb,/ Jerigen
Terkadang kami sangat Jengkel dan sangat sesalkan kelakuannya setiap hari melakukan pengisian jerigen. kalau memang kita tak percaya silahkan pantau dari jarak dekat apakah saya berbohong atau tidak,” terang Penguna jalan yang tidak ingin disebutkan indititasnya
Lanjut Pengendara, bahkan nyaris tidak ada waktu terlewatkan pak, begitupun para karyawan di SPBU ini bermain, karena setiap pengambilan BBM jenis Pertalite atau solar melalui pengisian jerigen karyawan SPBU lebih mengutamakan mengisi Jerigen, ketimbang penguna Jalan, karena adanya dugaan mendapatkan komisi setiap pengambilan satu jerigen Solar dan Pertalite,”
Sementara Kabig Dinas Perikanan Ahmad A.M. Nur, Saat dikomprimasi, Oleh awak media, memaparkan, Bahwa memang Banyak yang memanipulasi Dokumen Perisinan pengambilan BBM, denga cara Photo Scan warna, disertai KTP, dan rekomandasi tanda tangan, menurutnya Hal itu kami tidak pernah memberikan maupun melakukan dan mengeluarkan Dokumen seperti itu IMBUHNYA
Kemudian aturannya setiap nelayan yang ingin mengisi melalui pembelian jerigen, harusnya di dasari dengan Dokumen,
Yang harus di pegang sendiri, bukan petugas spbu.itu,
Di lokasi spbu seorang pengendara dengan penuh kekesalan Tampak jelas terlihat dari rauf mukanya. sangat kecewa pasalnya karyawan spbu, terang-terangan melakukan pengisian, dengan berkerumun antrian mengisi bahan bakar melalui jerigen, tanpa memikirkan penguna jalan, terkadang juga menghindari sorotan, baik saat melakukan pengisian maupaun saat diangkut dengan mengunakan Mobil
Diduga ada praktik kerjasama antara para penimbung maupun, pengumpul untuk di ecerkan, dan masalah ini kuat dugaan sudah berlangsung lama antara Operator dan Pengawas SPBU dengan para pemain minyak, jelas warga penguna jalan yang sering lalu lalang.
Sertu Ahmadi Babinsa Larompong Selaku Pembina Desa, Saat Menkomprimasi Awak Media, Melalui Via Whatsaap Bahwa, dirinya bagian dari keluarga pemilik spbu, dan selalu memantau setiap hari di spbu tersebut, Namun kenyataan dilapangan pada saat Warga, Antri untuk pembelian pengisian Jerigen, Seorangpun petugas pada saat itu tidak ada, kecuali para Karyawan dispbu tersebut
Laporan tim koalisi Media gruop dan lsm

