MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —— Aksi unjuk rasa tunggal dari Direktur Jaringan Oposisi Indonesia (JOIN) Sulsel Sdr. Mansyur Aziz yang akrab disapa Anchu melakukan orasi tunggal di depan Kantor UPT Samsat Makassar 1 Hingga Ke Ruang Pelayanan, bertempat di Jl. Andi Mappanyukki No. 79, Kel. Kunjungmae Kec. Mariso Kota Makassar, Rabu (01/02/23) Sore tadi.
Dalam orasinya JOIN SULSEL “menilai kinerja kepala Bapenda Sulsel nihil dalam aktualisasi kerja turun lapangan. Banyaknya problem pelayanan Samsat Makassar yang selama ini menimbulkan kegaduan publik atas kebijakan yang tidak populis dan tidak transparan membuat kami dari jaringan Oposisi indonesia
JOIN SULSEL menilai bukti lemahnya kinerja turun lapangan kepala Bapenda Sulsel. Eksclusifnya kepala Bapenda selama memimpin Bapenda Sulsel justru menjadi titik lemah
Bapenda dalam menjalankan tufoksi kerja di Samsat Makassar. Olehnya itu perlu kiranya Gubernur Sulsel harus mengambil langkah kongkrit dalam mengevaluasi kinerja SKPD nya dilingkup Bapenda Sulsel.” Terang Mansyur.
Lanjut kata Aktivis 98 ini, “Di era modernisasi milenial saat ini, publik sejatinya berharap seluruh perangkat ASN wilayah kerja layanan publik harus lebih pro aktif menunjukkan kinerja nyatanya dalam memberi kepuasan layanan kepada publik termasuk SKPD bapenda di seluruh Samsat Sulsel.
Seorang pimpinan SKPD seyogyanya menjadi panutan dalam ke aktifannya turun lapangan disetiap saat guna memonitoring langsung kerja kerja bawahannya, bukan hanya duduk manis di belakang meja kerjanya sembari menunggu laporan saja.

Hal ini lah yang kerap tidak terlihat di SKPD pimpinan bapenda Sulsel yang hanya bekerja eksklusif semata, tapi perlu dalam bekerja itu aktif dalam memantau langsung sepak terjang aparatnya di sektor pelayanan lingkup kerja Samsatnya.
Ditempat terpisah melalui Via WhatsApp nya saat Direktur JOIN Sulsel dikonfirmasi mengatakan, “JOIN Sulsel juga menilai kinerja layanan publik Samsat Makassar penuh dengan drama dan intrik siasat untuk mengelabui publik wajib pajak dengan berbagai kebijakan-kebijakan yang sama sekali tidak menguntungkan Rakyat.
Mereka hanya sibuk menyajikan layanan publik yang bersifat kamuflase atas nama aturan yang di buat semaunya mereka demi target pribadi atas nama target kinerja institusi.
Capaian target Samsat memang penting sebagai tolak ukur sumber pendapatan asli daerah namun dibalik itu semua target sejati nya hanya mengejar insentif triwulan sebagai income personality ASN Bapenda Sulsel.” Tutupnya.
Laporan Crew GIT (**/WS)

