GOWA SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR.NEWS.COM —— Viral di beberapa media online, cetak dan media elektronik, terkait Seorang Oknum Polantas yang melakukan Aksi Koboi di salah satu Pesantren di kabupaten Gowa pekan lalu menghebohkan Khalayak Netizen, Namun Faktanya tidak sesuai, dengan kenyataan
Saat Tim awak media dan beberapa rekan- rekan pewarta dari media online melakukan konfirmasi mengenai kasus ini, baik di TKP maupun di POLRES GOWA, ternyata telah terjadi kesalahan persepsi mengenai kasus ini, karena Keluarga dari Pihak
Brigpol AH memberikan keterangan mengenai tindakan yang dilakukan oleh Anggotanya karena menduga ada Lemparan batu dari Arah Pondok Pesantren Imam AZ-ZUHRI,
Sehingga Brigpol AH mendatangi pondok pesantren bersama beberapa warga untuk mencari tahu, siapa yang melempar batu kearah perumahan GRIYA YUDA MAS, Rumah tempat tinggal Brigpol AH sehingga Talang air’nya yang terbuat dari plastik rusak dan berlubang akibat lemparan batu, tetapi sesampainya di pondok pesantren
Anggota Oknum tersebut dan beberapa warga perumahan GRIYA YUDA MAS mempertanyakan, kepada para santri di pesantren siapa yang melempar ke arah perumahan, kemungkinan para santri tidak tahu siapa yang melempar, dan gugup pada saat di komprimasi, kaget di tanya demikian oleh beberapa warga
Brigpol AH yang kebetulan pulang Dinas sehingga membawa Pistol sewaktu mendatangi pondok pesantren tersebut, tetapi menurut beberapa warga yang bersama-sama, mendatangi pondok pesantren tersebut bahwa, apa yang di beritakan, beberapa media online itu tidak sesuai dengan Fakta, yang terjadi
menurut santri pondok, memang tidak menodongkan pistol kearah para Santri, Pistolnya, akan tetapi di acungkan untuk menunjuk arah Lemparan, dan saat para santri di tanya dan di desak tidak ada yang menjawab,
Brigpol AH, yang tersulut emosinya sampai menarik baju salah satu santri untuk di tanya, tetapi salah satu kawan santri tersebut berucap untuk segera melihat CCTV, tetapi yang bisa membuka Recorder CCTV tersebut adalah Pengelolah Pondok Pesantren tersebut, saat CCTV di buka ternyata yang melempar ke arah Perumahan Adalah empat orang anak yang tinggal di sekitar pondok pesantren dan perumahan tersebut,
Sehingga Brigpol AH dan para warga minta maaf kepada santri dan para pengelolah pondok, Karena telah Berprasangka kurang baik. terhadap para santri yang mondok dan persoalan itupun di anggap selesai,
Namun yang menjadi masalah salah seorang santri memberitahukan orang tua nya tentang kejadian tersebut, dan parahnya lagi kerena orang tua santri tersebut menerima kabar, sepihak tanpa konfirmasi, serta “Menyebarkan di group WA para orang tua Santri,
Sehingga beberapa orang tua santri keberatan terkait persoalan tersebut, dan menjadi Isu miring yang menyebar, dan sangat merugikan bagi profesi sebagai Oknum Polantas
Salah Seorang warga perumahan GRIYA YUDA MAS, yang di ketahui bernama ISRA SADAM dan FAISAL, bahwa mereka pada saat bersama sama dengan Brigpol AH ke pondok Pesantren untuk mencari pelaku Pelemparan,
Sehingga mereka berdua tahu betul kejadiannya bahkan keduanya membantah berita yang beredar di media online dan medsos, ” Saya Siap Bersaksi pak, kalau Pak AH itu tidak menodongkan Pistol ke arah para santri, Ucap warga tersebut diatas
Cuma pistolnya di acungkan menunjuk arah lemparan batu yang ditujuhjan ” Ucap Faisal meberikan keterangan secara lisan di hadapan para Awak media, saat berkunjung, untuk mengali Informasi
Di tempat yang sama salah seorang tetangga Brigpol AH yang rumahnya berhadapan langsung dengan Rumah yang bernama ISRA SADAM, bersedia membuat pernyataan secara tertulis dan bersedia bersaksi atas kasus yang menimpah Oknum polantas Brigpol AH
saya siap jii pak, untuk buat pernyataan secara tertulis, kalau pak AH itu tidak bersalah, karena saya yang menyaksikan langsung, kalau tidak menondongkan pistol, ” ucapnya kepada awak media,
Sehingga salah satu rekan media menyarankan kepada FAISAL dan ISRA SADAM untuk membuat pernyataan secara tertulis, ketika dilakukan Press Rilis dengan masyarakat di luar perumahan mengenai Sikap dan Perilaku Brigpol AH
Sebagaian besar Masyarakat Sekitar sangat senang dengan kehadiran Beliau karena menurut warga sekitar, bahwa prilaku dan tindakan yang dilakukan sering membantu warga, dan selama Tinggal di Perumahan tersebut,
Warga merasa Aman dan Nyaman ” karena kalau ada kejadian atau insiden di masyarakat sekitar, beliau langsung sigap menanggapi dan menyelesaikan permasalahannya Pak…” ucap seorang ibu-ibu ke pada awak media.
Laporan Crew Git : ( A, Ahmad)

