Si Jago Merah Mengamuk di Perintis Kemerdekaan,” Lumpuhkan Lalulintas Minibus Pembawa Jeriken BBM Ludes Terbakar,
MAKASSAR SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —– Ditengah maraknya Antrian Panjang Yang Menggekor Sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan disetiap SPBU Yang menghubungkan Jalan Protokol Kota Makassar Dan Maros tersaji jadi pemandangan fenomena yang begitu langkah Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi barang Mewah, yang ditunggu tunggu hingga rela sampai Antri Berjam -Jam lamanya Bahkan sampai menginap dijalanan hanya untuk mendapatkan pasokan Bahan Bakar Minyak,
Namun Ironinya kelangkaan BBM Subsidi ini, tak semudah didapatkan bagi para pengguna Jalan untuk melintas kedaerah ” Berbeda dengan pelansir dan penimbung BBM,
Seperti yang terjadi dalam peristiwa kebakaran ini ,” Sebuah mobil minibus dengan Nopol DD 1312 QT yang belum diketahui identitas pengemudinya secara pasti, mendadak terbakar dijalan Perintis Kemerdekaan kota Makassar ” menghanguskan seluruh bodi kendaraan beserta sebahagian muatan maut yang dibawanya: puluhan jeriken berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) Sabtu malam 25 Juli 2026
Peristiwa yang terjadi tepat di ruas jalan protokol yang menghubungkan Kota Makassar ini sontak membuat para pengguna jalan panik. Suara letupan kecil yang diduga berasal dari jeriken-jeriken plastik yang meleleh akibat panas terdengar beberapa kali, memicu ketakutan warga sekitar akan potensi ledakan yang lebih besar.
“Awalnya saya dengar seperti ban meledak, tapi tidak lama kemudian api langsung berkobar dari dalam mobil. Sopirnya sempat keluar menyelamatkan diri,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Menurut informasi awal di lokasi tempat kejadian perkara, ” minibus tersebut diduga kuat tengah mengangkut BBM ilegal dalam jumlah besar yang dikemas di dalam jeriken. Beban muatan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat melahap seluruh bagian mobil, dari kabin hingga ke bagian belakang.
Panas yang begitu intens bahkan membuat kerangka besi kendaraan tersebut melengkung dan nyaris tak dikenali lagi.
Kemacetan total tak terhindarkan. Kendaraan dari kedua arah terpaksa menghentikan laju mereka ratusan meter dari titik kebakaran demi menghindari jilatan api dan sengatan panas. Dua Unit Mobil Damkar dari Cluster BTP yang dikerahkan untuk memadamkan
Tidak butuh waktu lama bagi Dinas Pemadam Kebakaran “tiba di lokasi. Dengan mengerahkan Armada pancar, petugas berjibaku melawan kobaran api, “Dalam waktu kurang dari Satu Jam amukan si jago merah berhasil dijinakkan, menyisakan bangkai mobil yang tinggal arang dan genangan air bercampur sisa bahan bakar di atas aspal jalan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden mengerikan ini. Sang pengemudi dikabarkan berhasil meloloskan diri sebelum api membesar. Namun, insiden ini meninggalkan pertanyaan besar sekaligus peringatan keras mengenai maraknya distribusi BBM menggunakan kendaraan pribadi yang tidak sesuai standar keselamatan.
Hingga berita ini diturunkan, bangkai minibus tersebut belum dievakuasi dan masih menjadi tontonan gratis bagi pengguna jalan bahkan dari
Petugas kepolisian baik dari Polsek Tamalanrea, ” Maupun dari Pihak Kepolisian Polrestabes Makassar belum melakukan Pemasangan garis polisi guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Dan untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam dan mengungkap pemilik kendaraan, asal – usul BBM tersebut, dipasok dari SPBU, mana serta kemana bahan bakar ilegal itu hendak didistribusikan.
Laporan dipublish tim redaksi ( ARYA)

