MAKASSAR SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——— Jembatan Kanal Pampang di Makassar, yang dibangun melalui Proyek CV SIGMA JAYA KONSTRUKSI,”KONSULTAN PT TRIMAKO ABDI KONSULINDO, dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 771.555.000 atau sekitar Rp 771 juta, bersumber dari APBD 2024. Pengerjaan proyek dimulai pada 14 Juni 2024 dan direncanakan selesai dalam 150 hari
Mengalami Ambruk sebelum sempat digunakan. Kejadian tragis ini terjadi saat proses pengecoran lantai jembatan,
Mengakibatkan satu dari empat pekerja yang terlibat mengalami luka-luka. Ambruknya jembatan ini menimbulkan kekhawatiran dan pertanyaan mengenai kualitas konstruksi serta pengawasan proyek infrastruktur di wilayah tersebut.

Menurut warga “Jelas dalam proyek ini ada indikasi kecurangan serta tidak mentaati dan memahami ketentuan yang berlaku dan lemah dalam pengawasan serta pengendalian potensi kerugian negara,” terangnya
Masyarakat setempat pun mengecam kejadian ini, mengingat jembatan tersebut merupakan bagian penting dari rencana pengembangan transportasi di Makassar yang diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas.utamanya pengguna jalan kaki
Situasi ini mengharuskan pihak berwenang untuk segera melakukan penyelidikan terkait penyebab ambruknya jembatan. Pasalnya, selain kerugian material yang dialami, keselamatan para pekerja dan masyarakat menjadi prioritas utama.
”
Padahal, untuk sebuah perencanaan bangunan apalagi jembatan, konsultan sudah pasti paham dalam pembuatan jembatan harus dirancang dengan kriteria tertentu. Intinya banyak dugaan pelanggaran dalam proyek tersebut baik dari kontruksi pembesian, spek, volume yang tidak sesuai RKS,” Ujar LBH TOMBAK KEADILAN
Pengawasan ketat dan pelaksanaan standar keselamatan yang baik di lokasi konstruksi sangat diperlukan untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan. Proyek pembangunan infrastruktur
Seharusnya memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, bukan sebaliknya menimbulkan bahaya dan kerugian. Diharapkan, insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur khususnya
Laporan tim redaksi : (**/ND)

