MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —–Jelang satu bulan ,Dua pekan kematian korban Andrianto Wahad Alias Dandi warga Jalan Kakak Tua, Makassar digegerkan melalui media sosial, (medsos) dengan kasus penikaman yang dilakukan seorang bapak kepada anak tirinya.
Kejadian tersebut berawal pada Selasa (13/9/2022). Saat itu, korban AR (34) yang tidak lain merupakan anak tiri dari pelaku Asrul Assagaf.Dg.Tompo (58), sementara lagi Makan sambil main Game, di tkp, Sabtu 29/10/2022.
Pelaku kemudian mendatangi korban dengan melontarkan bahasa kasar, hingga terjadi perselisihan, merasa terpojokan tersangka Tompo kembali dengan membawah sebilah sangkur. dan menikam korban, yang disinyalir memiliki utang sebanyak Rp 3 juta.
amun Ibu korban, Rosliati. Membantah adanya utang anaknya terhadap pelaku. Bahkan, saat ditemui Rosliati mengaku kalau suaminya (pelaku) justru tidak punya pekerjaan dan penghasilan
“Justru bapak tirinya pengangguran sejak kami hidup bersama.cuma hanya numpang hidup Dan makan dari penghasilanku,” ujar Rosliati.IBU korban
Menurutnya ibu korban, bahwa Pelaku ini, memang mempunyai tabiak buruk, kasar dan arogan semua keluarga di musuhi termasuk, korban dan saudaranya
Di Indikasi pelaku ini hanya ingin menguasai harta termasuk peninggalan keluarga, dengan cara picik menyingkirkan dan berusaha unruk menjauhkan hubungan keluarga, termasuk korban yang sedari dulu sangat dibenci karna dianggap sebagai penghalang
Sebelumnya, korban dan pelaku, memang sudah berselisi paham, disebabkan karena, merasa dirinya diawasi, segala gerak geriknya.yang hobbynya mengadukan Ayam dengan berjudi
Ade Resyadi U.SH.MH. selaku Pendamping Hukum korban. Menyampaikan pada saat jumpa pers diGood Coffe Jalan Hertasning Makassar, Sabtu Malam 29 Okteber 2022.
Merasa ganjal dalam rekontruksi gelar perkara, yang diperagakan adegannya, di duga dimanipulasi, sebab korban pada saat bertikai. tidak punya pisau, hanya dengan tangan kosong, namun dalam adegan peran penganti korban memegang pisau, khan Aneh Imbuhnya pada beberapa awak media
Lanjutnya pelaku juga pada saat itu 3 Orang, mendatangi korban Dua diantaranya pelaku melabrak korban, sedangkan Satu Orang Stanby diatas motor,
PH dari keluarga korban Ade Resyadi, berharap agar pihak berwajib khususnya polsek mamajang koperatif dalam menangani kasus ini, untuk mengungkap kedua rekan pelaku, dan menangkapnya atas keterlibatannya, dengan demikian keadilan itu jelas,
Korban pada saat itu, mengalami luka robek sepanjang kurang lebih 2 cm pada dada atas sebelah kiri akibat tikaman sajam berupa sangkur. dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Labuang Baji, namun nyawanya tidak dapat tertolong.
Berselang beberapa waktu, Pelaku, berhasil diringkus ditempat pelariannya di kabupaten Maros.Oleh Anggota Resmob Polda Sulsel dipimpin Kompol Dharma Praditya Negara. Yang berhasil meringkusnya,
Sampai berita ini, dimuat belum ada keterangan resmi dari pihak polsek mamajang terkait kasus ini
Laporan : Arya Tirtah

