Close Menu
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Menhut Raja Juli Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, tapi Asap Masih Ada

Agustus 24, 2026

Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN

Agustus 24, 2026

Seminar Program  Kerja KKN PK-69 Universiras Hasanuddin Posko Kelurahan Batu Paparkan  Rencana Program Kesehatan Masyarakat

Agustus 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Breaking NEWS
  • Menhut Raja Juli Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, tapi Asap Masih Ada
  • Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN
  • Seminar Program  Kerja KKN PK-69 Universiras Hasanuddin Posko Kelurahan Batu Paparkan  Rencana Program Kesehatan Masyarakat
  • Anniversary ke-8 Persaudaraan Monta’Bassi Nusantara (PMBN) Menguatkan Silaturahmi Pererat Persaudaraan dan Kekompakan.
  • Semarak HUT RI ke-81, Turnamen Futsal Rimpal CUP Memasuki Partai Final
  • Advokat Prawidi, Desak KPK Segera Proses Dugaan Korupsi Seragam Sekolah Gratis Makassar, Pelapor Mendapatkan Perlakuan Retaliasi, Jadi Sorotan
  • Pangdam Hasanuddin Serukan Sinergi TNI-Ulama, Bersama Membangun Sulsel dan Jaga Keamanan
Facebook X (Twitter) Instagram
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
Demo
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
  • ARTIKEL
Beranda » Polemik Eksekusi Lahan Pasar Tala tala Menuai Kontroversial Yang diHadapkan Ahli Waris
Sorotan

Polemik Eksekusi Lahan Pasar Tala tala Menuai Kontroversial Yang diHadapkan Ahli Waris

Arieawan AryaBy Arieawan AryaJuli 9, 2025Tidak ada komentar46 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Polemik Eksekusi Lahan Pasar Tala tala Menuai Kontroversial Yang diHadapkan Ahli Waris

TAKALAR GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——- Polemik seputar eksekusi lahan eks Pasar Tala Tala kini menjadi sorotan utama, karena proses tersebut menuai kontroversi yang mendalam, khususnya bagi pihak ahli waris. Mereka bersikukuh bahwa hak kepemilikan atas tanah tersebut masih berada di tangan mereka dan bahwa upaya eksekusi yang dilakukan oleh pihak pemerintah kabupaten takalar yang dilaksankan besok pada hari kamis  10 Juni 2025.” tidak mempertimbangkan sejarah serta klaim sah Dokumen kepemilikan ahli waris JAHADANG MADJDJU.Rabu 09/07/2025.

Pemerintah Yang seharusnya menjadi pelindung, untuk melindungi masyarakat, malah menjadi sebaliknya, sebagai predator penindas rakyat, dan menyengsarankan masyarakat

Kekecewaan yang mendalam dirasakan oleh Ramli Dg.Rurung selaku ahli waris, Jahadang Bin Madjdju,” berkecamuk dengan tertunduk penuh amarah, mengingat tanah warrisan dari leluhurnya, begitu muda dirampas oleh pemerintah,”

Berawal dari pristiwa ini, setelah mengklaim bahwa tanah diatas bangunan kantor Desa Bontoloe, yang disertifikan, Oleh Mantan Kades SYAMSUDDIN LEWA , dengan mengatasnakan Pemda kabupaten takalar, yang diketahui menurut ahli waris, bahwa mantan kepala desa tersebut,” telah di sertifikatkan, kantor desa bontoloe galesong atas perintah mantan Bupati Takalar SYARIFUDDIN REWA, pada masanya menjabat sebagai bupati

Bahkan bukan hanya kantor desa yang dirampas dan dibuatkan sertifikat, akan tetapi sebahagian milik Jahadan Bin Madjdju, yang masuk dalam area eks pasar tala tala, yang menjadi batas, sisa dari 12 Are, Yakni Bintang Bilyar dan Rumah Makan Binar, ujarnya.

Situasi ini tidak hanya memicu ketegangan antara ahli waris dan pihak yang berwenang atau pihak yang mengajukan eksekusi, namun juga menimbulkan pertanyaan besar mengenai keadilan dalam penegakan hukum terkait tanah warisan, yang memiliki legal standing, dokumen dan terdaftar secara sah kepemilikannya

Kekhawatiran publik, khususnya dari kalangan masyarakat yang terdampak langsung. Banyak pihak menilai bahwa prosedur yang ditempuh dalam pengosongan lahan tersebut terasa janggal dan terkesan dipaksakan, jauh dari prinsip transparansi dan keadilan yang seharusnya ditegakkan.

Dugaan adanya intervensi atau penyimpangan dari mekanisme hukum yang berlaku menimbulkan keresahan mendalam, mengingat nasib para ahli waris dan warga yang selama ini menggantungkan hidupnya di lokasi tersebut menjadi tidak jelas,” dimana seharusnya pemerintah sebagai tempat untuk melundungi masyarakat, malah menjadi sebaliknya,” pemerintah menjadi predator penindas rakyat

Kondisi ini, seharusnya dilakukan investigasi menyeluruh untuk dievaluasi ulang terhadap seluruh tahapan eksekusi, demi memastikan hak-hak masyarakat terlindungi dan setiap keputusan didasarkan pada landasan hukum yang kuat serta pertimbangan kemanusiaan.Ujar’nya

 

 

 

 

Laporan dipublish redaksi 

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
Arieawan Arya
  • Website

Berita Lainnya:

Sorotan

Skandal NIK Ganda Bos PT IMI Seret Kadis, BKPSDM Pastikan Periksa: Akankah Tuntas Atau Sekadar Formalitas? 

Agustus 14, 2026 Sorotan
Sorotan

Ada Apa di BPN Kab Bekasi? BPN sudah diberitahu Objek bersengketa Tapi Proses Peralihan Hak tetap Berjalan

Agustus 13, 2026 Sorotan
Sorotan

Terkait Dugaan Pelanggaran Kepegawaian, Surat Somasi Telah Resmi Masuk Ke (BKPSDM) Kabupaten Maros, Diharapkan Menempuh Langkah Tindak Tegas Terhadap Oknum ASN Rangkap Jabatan

Agustus 13, 2026 Sorotan
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,492

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,236

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,782

Pemda Kotabaru Upayakan TMT CPNS dan PPPK 2024 Lebih Cepat Dari Daerah Lain, ini Jadwalnya!

Maret 20, 20251,463
Don't Miss
Berita

Menhut Raja Juli Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, tapi Asap Masih Ada

By Muh. IlhamAgustus 24, 202613

Menhut Raja Juli Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, tapi Asap Masih Ada…

Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN

Agustus 24, 2026

Seminar Program  Kerja KKN PK-69 Universiras Hasanuddin Posko Kelurahan Batu Paparkan  Rencana Program Kesehatan Masyarakat

Agustus 24, 2026

Anniversary ke-8 Persaudaraan Monta’Bassi Nusantara (PMBN) Menguatkan Silaturahmi Pererat Persaudaraan dan Kekompakan.

Agustus 24, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Menhut Raja Juli Turun ke Karhutla Kalbar: Hotspot Turun Jadi 28, tapi Asap Masih Ada

Agustus 24, 2026

Cek Dampak Kompos pada Lahan, Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas Kirim Sampel Tanah ke BRIN

Agustus 24, 2026

Seminar Program  Kerja KKN PK-69 Universiras Hasanuddin Posko Kelurahan Batu Paparkan  Rencana Program Kesehatan Masyarakat

Agustus 24, 2026
Most Popular

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,492

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,236

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,782
© 2026 Media GIT | By WEBPro.
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.