Close Menu
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
    • Video Pos
    • Standar Pos
    • Galeri Pos

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Banten Gelar Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau Burung

Juni 21, 2026

Polemik Al Anfas Bergulir, Praktisi Hukum Soroti Kecepatan Penetapan Tersangka oleh Polres Demak

Juni 20, 2026

Ratusan Pendaftar Bakal Ramaikan Pesta Rakyat Lomba Balap Jolloro’ Mini Kapolres Maros Cup Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80.

Juni 19, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Breaking NEWS
  • Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Banten Gelar Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau Burung
  • Polemik Al Anfas Bergulir, Praktisi Hukum Soroti Kecepatan Penetapan Tersangka oleh Polres Demak
  • Ratusan Pendaftar Bakal Ramaikan Pesta Rakyat Lomba Balap Jolloro’ Mini Kapolres Maros Cup Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80.
  • Semarak Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Maros Meriahkan Olahraga Bersama di Alun-Alun Maros
  • Semrawutnya Pasar Minggu: Siapa yang Diuntungkan dan Mengapa Penataan Tak Kunjung Tuntas?
  • Dandim 1421/Pangkep Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Gantung dan Jembatan Beton Garuda, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Warga
  • Kodam XIV/Hsn Perkuat Sinergi Nasional, Kapoksahli Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Tingkat Nasional Secara Vicon
Facebook X (Twitter) Instagram
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
Demo
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
    • Video Pos
    • Standar Pos
    • Galeri Pos
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
  • ARTIKEL
Beranda » Peningkatan Kapasitas Nelayan dan Anggota Asosiasi Demersal Indonesia: Panduan Penanganan Spesies ETP (Penyu dan Hiu) sebagai Hasil Tangkapan Sampingan
Berita

Peningkatan Kapasitas Nelayan dan Anggota Asosiasi Demersal Indonesia: Panduan Penanganan Spesies ETP (Penyu dan Hiu) sebagai Hasil Tangkapan Sampingan

Arieawan AryaBy Arieawan AryaJanuari 30, 2026Tidak ada komentar47 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Peningkatan Kapasitas Nelayan dan Anggota Asosiasi Demersal Indonesia: Panduan Penanganan Spesies ETP (Penyu dan Hiu) sebagai Hasil Tangkapan Sampingan

GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM GALESONG UTARA SULSEL —- Dalam upaya meningkatkan kapasitas nelayan dan anggota Asosiasi Demersal Indonesia, Kepala Desa Huzeiin SE telah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, dan swasta. Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat proses peningkatan kapasitas dan meningkatkan dampak program.

Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar memiliki garis pantai yang panjang. Namun, di balik kekayaan sumber daya perikanan ini, terdapat tantangan yang signifikan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut. Salah satu isu yang paling mendesak adalah penangkapan spesies yang tidak diinginkan, seperti penyu dan hiu, sebagai hasil tangkapan sampingan.

Kelompok Nelayan Desa Tamalate yang tergabung dalam Asosiasi Demersal Indonesia telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kapasitas nelayan dan anggota asosiasi dalam menangani spesies ETP (Endangered, Threatened, dan Protected) seperti penyu dan hiu,”

Dalam kesempatan pertemuan yang digelar dikantor balai Desa Tamalate bersama beberapa Mentor,WWF organisasi konservasi non-pemerintah (LSM) independen berbasis sains yang berfokus pada pelestarian keanekaragaman hayati dan ekosistem alam, serta meminimalkan dampak negatif aktivitas manusia terhadap lingkungan

Hadir sebagai mentor WWF organisasi konservasi dalam pertemuan ini Yakni :
Irvan Ahmad Fikri
Teo Andri Saputra
Sukron Alifi RintiAntoto beserta ketua Asosiasi Demersal Indonesia Agus Saputra

Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengembangkan panduan penanganan spesies ETP sebagai hasil tangkapan sampingan,” serta Panduan ini dirancang untuk membantu nelayan dan anggota asosiasi memahami cara menangani penyu dan hiu yang tertangkap secara tidak sengaja, sehingga dapat mengurangi dampak negatif terhadap populasi spesies tersebut.

Identifikasi Spesies: Sebelum menangani spesies ETP, penting untuk mengidentifikasi jenis spesies yang tertangkap. Penyu dan hiu memiliki ciri-ciri yang unik, seperti karapas penyu atau sirip hiu. Dengan mengidentifikasi spesies yang tepat, nelayan dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Penanganan untuk melakukan dengan hati hati agar tidak menyebabkan cedera atau stres pada spesies,” Nelayan harus menggunakan sarung tangan dan memegang spesies tersebut dengan lembut, tanpa menyentuh bagian yang sensitif.

Pembebasan Jika spesies ETP masih hidup, nelayan harus membebaskannya ke laut secepat mungkin. Pastikan spesies tersebut dalam keadaan sehat dan tidak terluka sebelum membebaskannya.

 

Penggunaan Alat Tangkap yang Ramah Lingkungan Nelayan dapat menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, seperti joring insang, pancing, dan pukat cincin, yang dirancang untuk mengurangi penangkapan spesies yang tidak diinginkan.

Dalam praktiknya, nelayan dapat menggunakan beberapa teknik untuk mengurangi penangkapan spesies ETP, seperti,”Menggunakan ukuran mata jaring yang lebih besar untuk mengurangi penangkapan spesies kecil
Menggunakan alat tangkap yang memiliki sistem pengeluaran otomatis untuk membebaskan spesies yang tidak diinginkan

Menghindari daerah yang dikenal sebagai habitat spesies ETP
Dengan mengikuti panduan penanganan spesies ETP ini, nelayan dan anggota Asosiasi Demersal Indonesia dapat berkontribusi pada upaya konservasi spesies laut yang penting.

Selain itu, panduan ini juga dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan nelayan tentang pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Huzeiin SE menyatakan, “Kami ingin meningkatkan kapabilitas nelayan kami agar mereka dapat menghadapi tantangan-tantangan di laut dengan lebih baik.

Dengan peningkatan kapasitas, kami yakin bahwa nelayan kami dapat meningkatkan produksi dan kualitas hasil laut, sehingga meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga mereka.”

Program peningkatan kapasitas ini meliputi pelatihan-pelatihan tentang teknologi penangkapan ikan, manajemen sumber daya perikanan, dan pemasaran hasil laut.”nelayan juga akan diberikan kesempatan untuk belajar tentang keamanan dan keselamatan kerja di laut, serta bagaimana menghadapi perubahan iklim yang mempengaruhi hasil laut.

Selain itu, Kepala Desa Huzeiin SE juga berencana untuk memperkuat Asosiasi Demersal Indonesia di desa Tamalate. Asosiasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil laut, serta mempromosikan produk-produk perikanan lokal di pasar nasional dan internasional ujarnya

 

 

 

 

Laporan dipublish tim red 

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
Arieawan Arya
  • Website

Berita Lainnya:

Berita

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Banten Gelar Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau Burung

Juni 21, 2026 Berita
Berita

Semarak Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Maros Meriahkan Olahraga Bersama di Alun-Alun Maros

Juni 19, 2026 Berita
Berita

Semrawutnya Pasar Minggu: Siapa yang Diuntungkan dan Mengapa Penataan Tak Kunjung Tuntas?

Juni 19, 2026 Berita
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,485

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,208

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,730

Pemda Kotabaru Upayakan TMT CPNS dan PPPK 2024 Lebih Cepat Dari Daerah Lain, ini Jadwalnya!

Maret 20, 20251,463
Don't Miss
Berita

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Banten Gelar Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau Burung

By Arieawan AryaJuni 21, 20261

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Banten Gelar Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau…

Polemik Al Anfas Bergulir, Praktisi Hukum Soroti Kecepatan Penetapan Tersangka oleh Polres Demak

Juni 20, 2026

Ratusan Pendaftar Bakal Ramaikan Pesta Rakyat Lomba Balap Jolloro’ Mini Kapolres Maros Cup Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80.

Juni 19, 2026

Semarak Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Maros Meriahkan Olahraga Bersama di Alun-Alun Maros

Juni 19, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Banten Gelar Bazar UMKM, Pasar Rakyat dan Lomba Kicau Burung

Juni 21, 2026

Polemik Al Anfas Bergulir, Praktisi Hukum Soroti Kecepatan Penetapan Tersangka oleh Polres Demak

Juni 20, 2026

Ratusan Pendaftar Bakal Ramaikan Pesta Rakyat Lomba Balap Jolloro’ Mini Kapolres Maros Cup Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80.

Juni 19, 2026
Most Popular

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,485

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,208

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,730
© 2026 Media GIT | By WEBPro.
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.