Pemanfaatan Pestisida Nabati sebagai Alternatif Pengendalian Hama yang Ramah Lingkungan
GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM BANTAENG SULSEL SEL —— Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-T) 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan “Pemanfaatan Pestisida Nabati sebagai Alternatif Pengendalian Hama yang Ramah Lingkungan” Kecamatan bissapu, Kebupaten Bantaeng, Kelurahan Binto Rita pada Senin, 03-08- 2026,
Program ini bertujuan untuk mengenalkan, melatih dan mendorong masyarakat, khususnya para petani, dalam memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar sebagai pestisida nabati yang efektif, aman bagi kesehatan, serta tidak mencemari lingkungan.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai dampak penggunaan pestisida kimia secara berlebihan, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan pestisida nabati menggunakan bahan-bahan alami seperti daun mimba, serai, lengkuas, bawang putih, dan cabai, serta penjelasan mengenai cara aplikasi yang tepat pada tanaman.
Pestisida nabati ini mudah dibuat dengan bahan yang ada di sekitar kita, biayanya murah, dan yang terpenting lebih aman untuk tanaman, tanah, serta kesehatan keluarga petani,” ujar Nurul Wahyuni

Program ini mendapat dukungan dari masyarakat dan para petani setempat. Para peserta yang mengikuti kegiatan terlihat antusias dan aktif dalam mempraktikkan proses pembuatan pestisida nabati secara mandiri.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk penerapan teknologi tepat guna di bidang pertanian, karena memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh, sederhana dalam proses pembuatannya, serta dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat.
Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi tahu bahwa bahan alami di sekitar kita bisa dimanfaatkan untuk mengendalikan hama. Kami mencoba menerapkannya di sawah dan kebun kami,” tutur salah satu peserta, petani di Kelurahan Bonto Rita
Melalui program ini, diharapkan masyarakat, khususnya petani, dapat mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia, memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di lingkungan sekitar, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Laporan dipublish tim red

