Seminar Program Kerja KKN — T Fokus pada Pertanian dan Teknologi Tepat Guna
GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM BANTAENG SULSEL —– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) melaksanakan Seminar Program Kerja (Proker) di Kelurahan Bonto Rita, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Kamis (09/07/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema Pertanian dan Teknologi Tepat Guna sebagai upaya mendorong pemanfaatan potensi pertanian dan limbah lokal menjadi produk yang bernilai guna bagi masyarakat.
Program kerja yang dipaparkan mencakup bidang pertanian dan pemanfaatan teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan potensi serta kebutuhan masyarakat Kelurahan Bonto Rita.
Perwakilan mahasiswa KKN-T, Muh. Zulfikar Satriadi, menjelaskan bahwa program yang dirancang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah pembuatan briket dari limbah tongkol jagung. Program ini memanfaatkan limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal menjadi bahan bakar alternatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
“Program ini kami rancang untuk memanfaatkan limbah tongkol jagung yang ada di masyarakat menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif. Selain mengurangi limbah pertanian, program ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” kata Muh. Zulfikar Satriadi, Kordinator Posko Bonto Rita 2

Sementara itu, Lurah Bonto Rita, turut menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN-T. khususnya program yang berkaitan dengan pemanfaatan potensi pertanian dan pengelolaan limbah menjadi produk yang bermanfaat.
“Pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket merupakan inovasi yang baik karena dapat membantu mengurangi limbah sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap program ini dapat diterima dan dikembangkan secara berkelanjutan di Kelurahan Bonto Rita,” tutur Juhaeni, S.I.Kom, Lurah Bonto Rita.
Program pembuatan briket dari limbah tongkol jagung menjadi salah satu bentuk penerapan teknologi tepat guna dalam mengoptimalkan potensi lokal. Melalui pemanfaatan limbah pertanian tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh alternatif bahan bakar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari hasil samping pertanian.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendorong inovasi berbasis potensi lokal. Muh. Zulfikar Satriadi dan tim berharap dukungan serta partisipasi aktif masyarakat dapat membantu seluruh program kerja KKN-T terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Bonto Rita.
Laporan dipublish tim red

