GALESONG UTARA SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —–Pasca musibah kebakaran di Dusun Soreang, Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara beberapa hari yang lalu telah meninggalkan duka mendalam bagi warga setempat, memicu kepanikan dan kesedihan, serta kehilangan tempat tinggal.
Sebagai respons cepat terhadap tragedi ini, pemerintah desa (Pemdes) Tamalate Beserta Badan Permusyarawatan Desa (BPD) bergerak cepat dengan memberikan bantuan kepada para korban,” penyerahan bantuan, Pada hari Jum’at berkah 20/12/2024.(Sabtu, 21/12/2024.)
Pemdes menyalurkan bantuan berupa Atap Seng masing masing 50 lembar kepada korban musibah terdampak, Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di balai desa untuk diserahkan kelokasi kejadian, serta dihadiri oleh aparat desa, tokoh masyarakat, dan warga yang memberikan dukungan moril kepada korban.

Bantuan Atap Seng bagi korban kebakaran
Kepala Desa Tamalate, HUZAIN S,E dalam sambutannya menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat terhadap sesama warga yang terdampak. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami musibah. Kami juga akan terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencarikan solusi jangka panjang bagi korban,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut,” korban kebakaran juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pemdes yang telah memberikan bantuan. “Kami sangat bersyukur dengan bantuan ini. Kami masih berusaha bangkit dari kejadian ini, dan bantuan ini sangat berarti bagi kami,” kata salah satu warga yang mengalami musibah.

Dokumentasi Photo Musibah Korban Kebskaran
Kebakaran di Dusun Soreang menimbulkan kerugian yang cukup besar, mengakibatkan Dua unit rumah hangus dan barang-barang berharga keluarga musnah.” Seperti yang diberitakan sebelumnya, melalui media ini warga bersama-sama berusaha memadamkan api, namun sayangnya upaya tersebut tidak dapat menghentikan kobaran Api, yang semakin meluas
Pemdes Tamalate menyatakan akan terus mengupayakan bantuan baik dari pemerintah maupun donator untuk membantu memulihkan kehidupan kepada korban. Selain pemberian atap seng, rencana ke depan juga akan mencakup bantuan lainnya seperti bahan makanan, pakaian, dan peralatan rumah tangga.

Dalam situasi ini solidaritas antarwarga pun terlihat jelas, di mana masyarakat saling bantu satu sama lain, baik dalam bentuk material maupun dukungan psikologis. Harapan terbesar adalah agar musibah ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk bersatu dan saling mendukung di waktu-waktu sulit.
Pemerintah Desa dan masyarakat setempat bertekad untuk bersama-sama membangun kembali Dusun Soreang, dengan semangat optimisme dan kebersamaan. Diharapkan, dengan dukungan semua pihak, proses pemulihan akan berlangsung lebih cepat, dan kehidupan warga akan kembali normal secepatnya.Ujar Huzain
Laporan tim red : ( Arya)

