Close Menu
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
    • Video Pos
    • Standar Pos
    • Galeri Pos

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Di Balik Gerbang Besi Bollangi Saat Protes Anti Narkoba di Suarakan Berujung ‘Diskriminasi’

Mei 25, 2026

Menagih Janji di Balik Tembok “Tambua Village”: Saat Hunian Impian Menjadi Petaka Banjir

Mei 25, 2026

Wanita Tewas di Hotel Makassar Diduga Korban di cekoki Obat, LBH MRI Bongkar Fakta Baru

Mei 25, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Breaking NEWS
  • Di Balik Gerbang Besi Bollangi Saat Protes Anti Narkoba di Suarakan Berujung ‘Diskriminasi’
  • Menagih Janji di Balik Tembok “Tambua Village”: Saat Hunian Impian Menjadi Petaka Banjir
  • Wanita Tewas di Hotel Makassar Diduga Korban di cekoki Obat, LBH MRI Bongkar Fakta Baru
  • Diduga Motif , Pembunuhan Penjual Ikan Keliling Di Gowa Tewas diTebas  Parang DiLilatarbelakangi Dendam Pribadi 
  • Sinergi Lurah Rappokalling Mengikis Jarak Antara Pemerintah dan Masyarakat, Menjadi Garis Depan
  • “Ilusi Harga Resmi Tarif PNBP BPKB,Ditrotorat Polda Sul Sel Hanya Slogan Pajangan?”
  • Atlet Kodam XIV/Hasanuddin Ukir Prestasi di Wawonii Run 2026, Harumkan Nama Satuan di Ajang Bergengsi Sultra
Facebook X (Twitter) Instagram
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
Demo
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
    • Video Pos
    • Standar Pos
    • Galeri Pos
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
  • ARTIKEL
Beranda » Menagih Janji di Balik Tembok “Tambua Village”: Saat Hunian Impian Menjadi Petaka Banjir
Peristiwa

Menagih Janji di Balik Tembok “Tambua Village”: Saat Hunian Impian Menjadi Petaka Banjir

Arieawan AryaBy Arieawan AryaMei 25, 2026Tidak ada komentar3 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Menagih Janji di Balik Tembok “Tambua Village”: Saat Hunian Impian Menjadi Petaka Banjir

MAROS SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —– Kawasan “Tambua Village” yang digadang-gadang sebagai hunian eksklusif dan ramah lingkungan kini berubah menjadi pusat ketegangan. Alih-alih memberikan kenyamanan bagi warga sekitar, proyek pembangunan perumahan ini justru dituding melanggar kesepakatan awal yang telah disepakati bersama warga setempat.

Konflik ini meletus pasca-hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut Warga Kampung Tambua Maros Utara yang berbatasan langsung dengan tembok pembatas kompleks Tambua Village, mengenangi persawahan yang dampaknya membuat bibik padi mati akibat terendam air yang meluap

Saluran Drainase seolah menjadi  “Bom Waktu” Berdasarkan kesepakatan perjanjian secaran lisan antara pihak pengembang Tambua Village dan perwakilan warga pada

pengembang berjanji akan membangun sistem drainase terpadu yang memadai, untuk mencegah banjir di wilayah hilir saluran

Namun, fakta di lapangan berbicara lain. Warga menuding pihak pengembang melakukan “pemangkasan” spesifikasi teknis demi mengejar efisiensi biaya.

“Dalam janji awal, saluran drainase mereka seharusnya bermuara ke kanal primer dengan kedalaman yang cukup. Kenyataannya? Saluran itu justru mengecil, tersumbat sedimentasi konstruksi,

Namun kapasitas debit air yang besar ketika musim penghujan tiba ,” ujar Pak RT setempat,saat ditemui di lokasi banjir.

Bagi warga, pembangunan ini seperti membangun “bom waktu”. Setiap kali awan hitam menggantung, kecemasan akan banjir datang menghantui persawahan mereka

Pelanggaran Perjanjian Antara Keuntungan dan Etika,” Pihak pengembang Tambua Village hingga saat ini masih terkesan menutup diri. Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi, manajemen hanya menyatakan bahwa sistem drainase telah sesuai dengan standar internal perusahaan.

Namun, pernyataan ini dimentahkan oleh warga dan menyoroti fenomena ini sebagai bentuk pengabaian terhadap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Ini masalah klasik. Pengembang seringkali hanya fokus pada estetika perumahan di dalam pagar, namun lupa bahwa mereka beroperasi di dalam ekosistem yang lebih luas. Jika drainase mereka melanggar spesifikasi yang disepakati, ini bukan sekadar masalah teknis, tapi sudah masuk ranah pelanggaran komitmen sosial,” tegasnya.

Tuntutan mereka sederhana: kembalikan fungsi drainase sesuai kesepakatan awal dan tanggung jawab atas kerugian material warga yang terdampak banjir.

Jika tuntutan ini diabaikan, warga mengancam akan melakukan aksi demonstrasi dan melaporkan kasus ini ke pihak berwenang, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk meninjau ulang izin mendirikan bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) kompleks tersebut.

 

 

 

 

Laporan dipublish tim redaksi Arya 

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
Arieawan Arya
  • Website

Berita Lainnya:

Peristiwa

Ratusan Personil GabunganTuntaskan Penertiban dalam Operasi Sinergi Lintas Sektoral diKawasan Pasar Kalimbu Jalan Veteran

Mei 24, 2026 Peristiwa
Peristiwa

Antusias Warga dan Aliansi Pedagang Pasar Kalimbu, Bersatu Menyatakan Sikap Menolak Relokasi Ke Mallengkeri

Mei 22, 2026 Peristiwa
Peristiwa

Klarifikasi Terkait Adanya Isu Penjualan Aset Pendidikan di Desa Tamalate Itu Keliru

Mei 21, 2026 Peristiwa
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,481

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,185

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,679

Pemda Kotabaru Upayakan TMT CPNS dan PPPK 2024 Lebih Cepat Dari Daerah Lain, ini Jadwalnya!

Maret 20, 20251,461
Don't Miss
Kesehatan

Di Balik Gerbang Besi Bollangi Saat Protes Anti Narkoba di Suarakan Berujung ‘Diskriminasi’

By Arieawan AryaMei 25, 20264

Di Balik Gerbang Besi Bollangi Saat Protes Anti Narkoba di Suarakan Berujung ‘Diskriminasi’ GOWA, SULSEL…

Menagih Janji di Balik Tembok “Tambua Village”: Saat Hunian Impian Menjadi Petaka Banjir

Mei 25, 2026

Wanita Tewas di Hotel Makassar Diduga Korban di cekoki Obat, LBH MRI Bongkar Fakta Baru

Mei 25, 2026

Diduga Motif , Pembunuhan Penjual Ikan Keliling Di Gowa Tewas diTebas  Parang DiLilatarbelakangi Dendam Pribadi 

Mei 25, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Di Balik Gerbang Besi Bollangi Saat Protes Anti Narkoba di Suarakan Berujung ‘Diskriminasi’

Mei 25, 2026

Menagih Janji di Balik Tembok “Tambua Village”: Saat Hunian Impian Menjadi Petaka Banjir

Mei 25, 2026

Wanita Tewas di Hotel Makassar Diduga Korban di cekoki Obat, LBH MRI Bongkar Fakta Baru

Mei 25, 2026
Most Popular

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,481

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,185

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,679
© 2026 Media GIT | By WEBPro.
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.