Mengikis Jarak, Merajut Sinergi Kapolda SulSel Bertatap Muka dengan Puluhan Jurnalis
MAKASSAR SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM – —– Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti loby utama Mapolda Sulawesi Selatan saat Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, bersilaturahmi dengan puluhan jurnalis dari berbagai platform media, Rabu (19/11/2025).
Tidak seperti pertemuan formal yang biasanya penuh protokol, agenda kali ini dikemas dengan gaya komunikasi terbuka, santai, dan tanpa jarak.
Para jurnalis dari media cetak, televisi, radio hingga portal online hadir memenuhi undangan tersebut. Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk menguatkan hubungan antara kepolisian dan media sebagai dua elemen yang sama-sama menjadi corong informasi publik.
Sejak awal acara, Irjen Djuhandhani menunjukkan kerendahan hati. Beliau membuka sambutannya dengan permohonan maaf karena terlambat hadir, sambil menjelaskan padatnya agenda kerja sejak ia mulai bertugas di Sulawesi Selatan.
“Saya mohon maaf, Bapak-Ibu wartawan. Tiga minggu terakhir kegiatan kami sangat padat. Namun saya pastikan pertemuan seperti ini akan rutin kita adakan,” ucapnya sambil tersenyum.

Gaya komunikasi Irjen Djuhandhani yang lugas dan apa adanya langsung mencairkan suasana. Para jurnalis pun memberikan respons positif, menikmati dialog tanpa sekat yang jarang terjadi dalam forum-forum resmi.
Beliau menegaskan bahwa hubungan polisi dan media tidak boleh terjebak dalam miskomunikasi. Media, menurutnya, memegang peran vital dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus pemberitaan.
“Media bukan hanya penyampai kabar, tetapi mitra kami. Tanpa media, publik tidak akan tahu apa yang kami kerjakan. Karena itu kami membuka ruang kritik, saran, dan dialog,” tegasnya.
Kapolda juga menyoroti pentingnya membangun komunikasi yang sehat sebagai pondasi untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Sulawesi Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Djuhandhani turut membahas fokus Polda Sulsel dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Fenomena tawuran yang muncul di beberapa titik menjadi perhatian khusus dan tengah ditangani secara serius.
“Kami ingin Sulawesi Selatan menjadi wilayah yang aman, produktif, dan kondusif. Itu tugas kita bersama,” jelasnya.
Tak hanya berbicara soal keamanan, Kapolda juga membagikan sepotong pengalaman pribadinya saat bertugas di Jakarta. Beliau tertawa saat mengenang momen-momen dikejar para jurnalis setiap hari demi mendapatkan konfirmasi dan informasi terbaru.
“Itu yang membangun hubungan profesional. Ada informasi yang belum bisa kami sampaikan karena proses hukum, tapi komunikasi tidak boleh putus,” tuturnya.

Candaan tersebut disambut tawa ringan para jurnalis, membuat suasana semakin hidup dan jauh dari kesan formalistik.
Menutup silaturahmi, Irjen Djuhandhani mengajak seluruh jurnalis menjaga keharmonisan serta menghadirkan pemberitaan yang informatif, berimbang, dan edukatif bagi masyarakat.
“Banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Kami mohon dukungan teman-teman media,” katanya.
Beliau juga menyampaikan harapan agar dirinya beserta keluarga dapat diterima sebagai warga baru di Sulawesi Selatan.
“Insyaallah kritik akan kami terima sebagai bahan perbaikan. Mohon kami diterima sebagai bagian dari masyarakat Sulsel,” tutupnya.
Laporan : Nindar

