Mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Edukasi Literasi Ekonomi kepada Siswa SD Inpres Tamaona melalui Metode SMART
BANTAENG SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dengan tema Pertanian dan Teknologi Tepat Guna, Posko Desa Bonto Daeng, melaksanakan program kerja individu bertajuk *”Sahabat Ekonomi Cilik: Edukasi Literasi Ekonomi Menggunakan Metode Pembelajaran Interaktif SMART”* di SD Inpres Tamaona, Desa Bonto Daeng, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 siswa kelas V dan VI SD Inpres Tamaona, (30/07/2026).
Program kerja ini dilaksanakan oleh Muhammad Dzaky Zhafransyah, mahasiswa Program Studi Ilmu Ekonomi, sebagai salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin dalam meningkatkan literasi ekonomi dasar pada anak usia sekolah. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman mengenai pentingnya membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta membiasakan perilaku menabung sejak dini melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal siswa mengenai konsep kebutuhan, keinginan, dan pentingnya menabung. Selanjutnya, peserta menerima materi yang disampaikan secara interaktif menggunakan media presentasi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar.
Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking sebelum memasuki sesi utama. Siswa kemudian dibagi ke dalam lima kelompok dan mengikuti pembelajaran interaktif menggunakan media kartu bergambar. Dalam sesi ini, setiap kelompok berdiskusi untuk mengelompokkan berbagai jenis barang ke dalam kategori kebutuhan dan keinginan, kemudian mempresentasikan hasil diskusi beserta alasan yang mendasari pilihan mereka.

Sebagai penguatan materi, mahasiswa KKN juga mengajak siswa mengikuti simulasi “Pasar Cerdas” melalui penggunaan kartu misi. Dalam simulasi tersebut, setiap kelompok diminta menentukan barang yang perlu dipilih berdasarkan kondisi dan batas anggaran yang telah ditentukan. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menyusun prioritas, mengambil keputusan secara bijak, serta memahami pentingnya menyisihkan sebagian uang untuk ditabung.
Kepala SD Inpres Tamaona, Abd Halim, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, metode pembelajaran yang memadukan penyampaian materi dengan permainan interaktif membuat siswa lebih mudah memahami konsep literasi ekonomi.
_”Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa karena mereka belajar sambil bermain. Anak-anak menjadi lebih memahami cara membedakan kebutuhan dan keinginan serta pentingnya menabung sejak dini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,”_ ujar Bapak Abd. Halim, Kepala Sekolah SD Inpres Tamaona.
Pada akhir kegiatan, peserta mengikuti post-test sebagai bentuk evaluasi untuk mengukur peningkatan pemahaman setelah mengikuti pembelajaran. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kerja sama selama kegiatan berlangsung, seluruh kelompok memperoleh penghargaan dalam berbagai kategori, yaitu Kelompok Paling Cermat, Kelompok Paling Kompak, Kelompok Paling Aktif, Kelompok Paling Bijak, dan Kelompok Paling Percaya Diri.
Melalui program kerja ini, diharapkan siswa SD Inpres Tamaona dapat menerapkan kebiasaan membedakan kebutuhan dan keinginan, menggunakan uang secara lebih bijak, serta membiasakan diri untuk menabung sejak usia dini. Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam mendukung peningkatan literasi ekonomi dasar melalui pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Laporan dipublish tim red

