Mahasiswa KKN-PK Unhas Edukasi Toksoplasmosis bagi Ibu Hamil dan WUS
SIDRAP SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin melaksanakan edukasi pencegahan toksoplasmosis bagi ibu hamil dan wanita usia subur (WUS) di Desa Anabannae, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu (8/8). Kegiatan yang diikuti 21 peserta tersebut didampingi oleh Bidan Desa Anabannae sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai cara penularan dan pencegahan infeksi Toxoplasma gondii.
Kegiatan ini merupakan program kerja individu oleh Nur Rifqah Zain, mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan KKN-PK Angkatan 69. Program dilaksanakan melalui penyampaian materi mengenai pengertian toksoplasmosis, cara penularan, faktor risiko, dampak terhadap ibu hamil dan janin, serta langkah pencegahan melalui higiene pangan, kebersihan lingkungan, dan pengelolaan kucing peliharaan yang tepat. Edukasi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab untuk mengevaluasi pemahaman peserta.
Sebagai bagian dari keberlanjutan edukasi, Nur Rifqah Zain juga membagikan leaflet kepada peserta dan menyerahkan banner edukasi kepada Pustu Desa Anabannae agar informasi mengenai toksoplasmosis dapat terus diakses oleh masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mampu menjelaskan kembali cara penularan dan langkah pencegahan toksoplasmosis setelah mengikuti kegiatan. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.

Bidan Desa Anabannae turut mendampingi pelaksanaan kegiatan dan memberikan dukungan terhadap edukasi kesehatan bagi ibu hamil dan WUS “Edukasi seperti ini sangat baik karena menambah pengetahuan terhadap penyakit baru kepada ibu hamil dan wanita usia subur” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Nur Rifqah Zain berharap edukasi mengenai toksoplasmosis tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga mendukung SDGs poin 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit zoonosis.
Laporan dipublish tim red

