Mahasiswa KKN Gelombang 116 Tematik Pemberdayaan Desa Universitas Hasanuddin Gelar Sosialisasi dan Pelatihan *”GAMMARA (Gerakan Masyarakat Mandiri Merawat Ayam Sehat Berbasis Herbal)”* di Desa Bonto Daeng
BANTAENG SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——– Pada hari ini, Jumat , 24 Juli 2026, bertempat di Desa Bonto Daeng, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pelatihan dengan tema “GAMMARA (Gerakan Masyarakat Mandiri Merawat Ayam Sehat Berbasis Herbal)” yang ditujukan kepada masyarakat Desa Bonto Daeng, khususnya warga yang memelihara ayam kampung dan masyarakat yang tertarik mengembangkan usaha peternakan skala rumah tangga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Tematik Pemberdayaan Desa Universitas Hasanuddin yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manajemen pemeliharaan ayam kampung yang baik melalui pemanfaatan bahan-bahan herbal alami yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Program ini diharapkan mampu mendorong masyarakat menerapkan pemeliharaan ayam yang lebih sehat, ekonomis, dan ramah lingkungan.
Pelaksanaan kegiatan bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan ayam kampung melalui penerapan manajemen pemeliharaan yang baik, kebersihan kandang, penyediaan pakan dan air minum yang berkualitas, serta pemanfaatan jamu herbal sebagai upaya pendukung kesehatan ayam. Selain itu, masyarakat juga diberikan pelatihan secara langsung mengenai cara pembuatan jamu herbal fermentasi menggunakan bahan-bahan lokal sehingga dapat dipraktikkan secara mandiri di rumah.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi beberapa pokok bahasan utama, yaitu:
1.Pengenalan ayam kampung, karakteristik, keunggulan, dan perbedaannya dengan ayam broiler.
2.Manajemen pemeliharaan ayam kampung yang baik, meliputi kebersihan kandang, pemberian pakan, air minum, dan biosekuriti sederhana.
3.Pemanfaatan tanaman herbal (kunyit, temulawak, jahe, dan bawang putih) sebagai pendukung kesehatan ayam kampung.
4.Demonstrasi pembuatan jamu herbal fermentasi menggunakan kunyit, temulawak, jahe, bawang putih, gula merah/molase, dan EM4 Peternakan.
5.Cara pemberian jamu herbal serta manfaatnya dalam membantu meningkatkan daya tahan tubuh, kesehatan pencernaan, dan produktivitas ayam kampung.

Penyampaian materi dilakukan menggunakan bahasa yang sederhana, komunikatif, dan disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Desa Bonto Daeng agar mudah dipahami. Dalam pelaksanaannya, pemateri menggunakan media presentasi PowerPoint, contoh bahan-bahan herbal, leaflet, serta demonstrasi pembuatan jamu herbal secara langsung sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan dengan baik.
Haerul Umur, mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin selaku pemateri sosialisasi mengatakan bahwa program kerja GAMMARA dipilih karena sebagian masyarakat Desa Bonto Daeng memelihara ayam kampung skala rumah tangga, namun masih memerlukan edukasi mengenai manajemen pemeliharaan yang baik dan pemanfaatan tanaman herbal sebagai upaya menjaga kesehatan ternak. Melalui program ini diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan bahan-bahan herbal yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan sebagai solusi sederhana, murah, dan mudah diterapkan untuk menjaga kesehatan ayam kampung.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan GAMMARA (Gerakan Masyarakat Mandiri Merawat Ayam Sehat Berbasis Herbal) merupakan salah satu bentuk upaya edukasi yang penting dalam mendukung pemberdayaan masyarakat Desa Bonto Daeng, khususnya dalam bidang peternakan ayam kampung. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat mampu menerapkan pemeliharaan ayam yang lebih sehat dengan memanfaatkan tanaman herbal lokal sebagai alternatif pendukung kesehatan ternak.
Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri dalam menjaga kesehatan ayam kampung, meningkatkan produktivitas ternak, serta mendukung pengembangan peternakan rakyat yang sehat, efisien, dan berkelanjutan.
Laporan dipublish tim red

