DPP FKMI : AKSI JILID IV DESAK KAPOLDA COPOT KAPOLRES SINJAI BESERTA KASAT RESKRIM POLRES SINJAI
MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——– Jum’at 4/7/25, Puluhan Kader Dewan Pengurus Pusat Front Kesatuan Mahasiswa Indonesia (DPP – FKMI) kembali melakukan aksi jilid IV terkait dengan adanya penangkapan 5 mobil pick up di Kabupaten Sinjai yang memuat BBM jenis solar sebanyak 455 jergen yang akan diselundupkan ke Kabupaten Morowali,Sulawesi Tengah.
Aksi kali ini mempertanyakan kepada Polda Sul-Sel mengapa sampai pada hari ini belum ada kelanjutan terkait kasus tersebut.Bahkan, pihak Polres Sinjai belum juga melaksanakan konferensi pers dan mentersangkakan Mafia penyelundupan BBM jenis solar tersebut.
Dalam orasinya Jendral lapangan,Arya yang kerap disapa cicak menyampaikan “Kami kembali hadir disini itu untuk bagaimana mepertanyakan kepada pihak Polda Sul Sel terkait kelanjutan kasus ini yang sampai saat ini belum juga di naikkan sebagai tersangka serta penangkapan terhadap pemilik serta sopir yang mengangkut BBM jenis solar yang akan di selundupkan ke kabupaten Morowali Sulawesi Tengah
Lanjut arya, “Ini menjadi pertanyaan bagi kami selaku mahasiswa yang bergabung dalam Front Kesatuan Mahasiswa Indonesia,dimana disaat kami mengonfirmasi kepada pihak Polres Sinjai mengatakan bahwa belum ada tim ahli dari PT Pertamina Regional VII.Namun, disaat kami melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor PT Pertamina Regional VII beraudiens dengan pihak PT Pertamina tersebut mengatakan telah mengutus saksi ahli sesuai dengan permintaan pihak Polres Sinjai.
Aryajuga menyampaikan kepada awak media bahwa dengan kondisi yang simpang siur tentunya kuat adanya dugaan suap menyuap antara oknum polres Sinjai dengan mafia minyak tersebut. Ariya juga menegaskan jikalau belum di lakukan penangkapan kembali terkait dengan di bebaskannya para sopir serta pemilik tersebut maka yakin dan percaya kami akan kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Polda sul sel.

Adapun tuntutan yang dibawa oleh DPP FKMI pada aksi hari ini yaitu :
1. Mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan segera memerintahkan KABID PROPAM dan Irwasda serta wasidik Polda Sul Sel segera melakukan pemeriksaan terhadap Kapolres,Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter serta penyidik yang menangani kasus penyelundupan BBM Polres Sinjai yang diduga telah menerima suap dari mafia BbM 5 Mobil Pick Up yang diduga Subsidi jenis solar.
2. Mendesak KABID PROPAM Polda Sul Sel segera melakukan pemeriksaan terhadap Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter Polres Sinjai yang diduga telah memberikan nominal terhadap diamankannya 5 mobil pick up yang digunakan Mafia BBM subsidi jenis solar sehingga sopir dan pemilik di bebaskan.
3. Tangkap kembali pemilik serta sopir yang akan selundupkan 455 jerigen BBM jenis solar ke Morowali Sulawesi Tengah dan segera melakukan konferensi pers dan mentersangkakan pemilik dan sopir pengangkut BBM jenis solar.
4. Mendesak Kepala Kepolisian Daerah (KAPOLDA) segera copot Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Sinjai yang tidak mampu menetapkan tersangka penyelundupan BBM jenis solar 455 jergen yang akan diselundupkan ke Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah.
5. Mendesak Kapolda Sul Sel segera mengambil alih kasus penyelundupan BBM jenis solar 455 jergen di Kabupatem Sinjai yang akan diselundupkan ke Morowali Sulawesi Tengah serta lakukan gelar perkara khusus di Polda Sul Sel guna mentersangkakan oknum mafia minyak tersebut.
6. Mendesak Kabid Propam segera memeriksa kembali Eks Kasat Reskrim Polres Sinjai.
Laporan dipublish tim red

