Editor : Edy Hadris.
MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM ———Aliansi Masyarakat Pemerhati Ketenagakerjaan (AMPERA) yang tergabung dari lembaga Hukum, Kepemudaan, Serikat Buruh dan Mahasiswa menggelar aksi unjuk Rasa didepan Kantor DPRD Kabupaten Maros dan Kantor Bupati Kabupaten Maros pada Kamis, (2/5/2024).
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh AMPERA tersebut berdasarkan hasil konsolidasi yang memandang bahwa kondisi ketenagakerjaan yang ada di Kabupaten Maros sangat buruk, sehingga harus menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Maros.
Kawasan Maros yang secara Geografis sebagai Kabupaten Penyanggah menjadi daerah yang ditargetkan perkembangan industialisasi untuk berkembang pesat, ditandai dengan adanya pusat industri Khusus yang ada di salah satu Kecamatan di Kabupaten Maros yaitu Kecamatan Marusu.

Kehadiran beberapa investor baik lokal maupun non-lokal tentunya sangat baik bagi Perekonomian Daerah dan memiliki potensi besar terbukanya lapangan kerja untuk menekan tingkat pengangguran yang ada di Kabupaten Maros.
“Industrialisasi yang ada di Kabupaten Maros saat ini sangat berkembang pesat dan kami bersama rekan-rekan seperjuangan sangat menyayangkan karena terjadi pengabaian terhadap persoalan ketenagakerjaan. Ini ditandai dengan adanya pendistribusian tenagakerja yang tidak merata sehingga masyarakat yang ada di Kabupaten Maros harusnya bekerja di Daerah lain dan terasingkan di Daerahnya sendiri.

Hal tersebut membuat Angkatan kerja yang tidak bertumbuh dari tahun ke tahun sementara angka pengangguran setiap waktu pasti akan meningkat”. Tutur Jendral Lapangan Akram Lallo.
Sementara itu, AMPERA mendesak lembaga kekuasaan Daerah Legislatif dan Eksekutif untuk menjalankan peranan dan wewenangnya dengan melihat realita kondisi ketenagakerjaan yang ada sekarang ini. Adapun desakan yang dilakukan diikutsertakan dalam pernyataan sikap sebagai berikut;
1. Mendesak Peraturan Daerah Ketenagakerjaan di Kabupaten Maros.
2. Mendesak pemisahan instansi Ketenagakerjaan agar independent dalam struktur OPD di Kabupaten Maros
“Kami sependapat dengan kalian dan tentunya mengapresiasi aspirasi dari rekan Aliansi dan saya siap mendukung berjalannya apa yang menjadi poin tuntutan rekan-rekan”, ujar Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Maros, H. Abidin Said.
Di titik aksi lain tepatnya di Kantor Bupati Maros, Lembaga Eksekutif yang diwakilkan oleh Kepala Dinas DPMPTSP dan Ketenagakerjaan menyatakan sikap yang sama dan akan segera menindaklanjuti poin tuntutan AMPERA sesuai yang ada didalam pernyataan sikap.
Diakhir aksinya Akram Lallo selaku Jendral lapangan dijumpai awak media ini dan menuturkan bahwa , “Kami akan mengawal berjalannya poin tuntutan dan akan kembali melakukan aksi unjuk rasa bersama rekan Lembaga yang tergabung didalam Aliansi AMPERA apabila terjadi pengabaian dari poin tuntutan kami. Sebab, hal ini sangat berdampak pada kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Maros. Selain itu, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin kesejahteraan Masyarakatnya”. Tegas Jendral Lapangan Akram Lallo.
(Edy Hadris).

