Aksi Hijau HARDIKNAS 2026: FAPERTAHUT UMMA Kolaborasi BPTH Wil. II Bagi Bibit Gratis, Ajak Warga Tanam Masa Depan.
MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM ———- Pemandangan berbeda di sepanjang jalan protokol Kabupaten Maros-Pangkep hari ini. Bukan sekadar hiruk-pikuk lalu lintas biasa, namun tampak dosen dan mahasiswa dari Fakultas pertanian, Peternakan dan Kehutanan Universitas Muslim Maros (FAPERTAHUT UMMA) membagikan brosur dan bibit pohon gratis kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Aksi simpatik ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) pada Sabtu, 2 Mei 2026 sekaligus menjadi rangkaian agenda sosialisasi penerimaan mahasiswa baru lingkup FAPERTAHUT UMMA tahun akademik 2026/2027.

Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FAPERTAHUT UMMA, Dr. Ir. Nirawati, S. Hut., M. Hut., IPM, yang juga merupakan dosen Prodi Kehutanan UMMA menyampaikan bahwa pendidikan sejati tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengabdian nyata kepada alam dan masyarakat.
“Melalui momen Hardiknas 2026 ini, kami ingin menunjukkan bahwa UMMA adalah kampus yang berkomitmen pada pelestarian lingkungan dan kearifan lokal. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari remaja hingga orang tua, untuk kembali mencintai bumi dengan cara yang paling sederhana: menanam satu pohon di lingkungan masing-masing,” ujar Ibu Dr. Nirawati di sela-sela kegiatan.
Kegiatan ini juga menjadi magnet bagi para pengguna jalan. 3.000 bibit pohon produktif dan pelindung yang berasal dari Persemaian Permanen Maros dan Bone, Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Wilayah II, ludes dibagikan dalam waktu singkat. Tak hanya sekadar membagi bibit, para mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai cara penanaman yang benar kepada warga.

Bagi para calon mahasiswa baru, aksi ini menjadi gambaran nyata bagaimana kuliah di FAPERTAHUT UMMA bukan hanya soal teori, tapi juga tentang menjadi garda terdepan dalam menjaga paru-paru dunia.
Pemilihan bibit yang dibagikan pun disesuaikan dengan kearifan lokal Sulawesi Selatan, guna memastikan pohon-pohon tersebut dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat ekonomi maupun ekologis bagi masyarakat Maros di masa depan.

“Satu pohon yang kita tanam hari ini adalah napas bagi generasi mendatang. Inilah kado terindah dari dunia pendidikan untuk bumi kita tercinta,” ucap Sindi Aulia, perwakilan mahasiswa FAPERTAHUT UMMA yang antusias mengikuti aksi tersebut.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muslim Maros kembali meneguhkan jati dirinya sebagai kampus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.
Laporan : Aswadi Hamid, S.P.
Penulis : Zainal Arifin, S. Hut.

