Close Menu
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tim PKM-RSH UNHAS Kembangkan Modul Intervensi Bravestander, untuk Mendorong Keberanian Gen Z Merespons Victim Blaming Exposure di Media Sosial

September 7, 2026

Konferensi Pers Polda Sulsel Ungkap 11 Modus Tindak Pidana Siber, 22 Tersangka Diamankan

September 7, 2026

322 Personel Diterjunkan, Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla

September 7, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Breaking NEWS
  • Tim PKM-RSH UNHAS Kembangkan Modul Intervensi Bravestander, untuk Mendorong Keberanian Gen Z Merespons Victim Blaming Exposure di Media Sosial
  • Konferensi Pers Polda Sulsel Ungkap 11 Modus Tindak Pidana Siber, 22 Tersangka Diamankan
  • 322 Personel Diterjunkan, Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla
  • Taufik: “Saya Bukan Penjahat, Saya Pelapor KPK”
  • 51.966 KPM di Pangkep Mulai Terima Bantuan Beras, Total 1.558,98 Ton Disalurkan
  • Ahli Waris Agus Bustam Kembali Blokade Pintu Proyek Stadion Sudiang, Tuntut Pemprov Sulsel Segera Lunasi Ganti Rugi
  • PPPK Paruh Waktu Pangkep Terancam Tak Diperpanjang Jika Kinerja Tak Memenuhi Ketentuan
Facebook X (Twitter) Instagram
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
Demo
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
  • ARTIKEL
Beranda » Taufik: “Saya Bukan Penjahat, Saya Pelapor KPK”
Berita

Taufik: “Saya Bukan Penjahat, Saya Pelapor KPK”

Muh. IlhamBy Muh. IlhamSeptember 7, 2026Tidak ada komentar7 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

Taufik: “Saya Bukan Penjahat, Saya Pelapor KPK”

GerbangIndonesiaTimur.com. Makassar — M Taufik Hidayat menyambut baik rencana koordinasi LPSK dengan Polrestabes Makassar dan KPK. Menurutnya, koordinasi tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan hak-haknya sebagai pelapor dugaan korupsi tetap diperhatikan dalam proses hukum yang sedang berjalan.

“Saya menyambut baik langkah LPSK yang akan berkoordinasi dengan Polrestabes Makassar dan KPK. Ini membuktikan bahwa negara hadir untuk melindungi warga yang berani melaporkan dugaan korupsi. Saya bukan penjahat, saya adalah pelapor yang meminta perlindungan hukum,” ujar Taufik.

Ia berharap koordinasi tersebut dilakukan sebelum perkara memasuki tahapan hukum berikutnya, sehingga seluruh lembaga yang menangani perkara mengetahui adanya permohonan perlindungan yang sedang diproses LPSK.

“Saya siap mengikuti proses hukum sepanjang dilakukan secara adil, transparan dan berdasarkan alat bukti. Tetapi saya juga meminta agar posisi saya sebagai pelapor dugaan korupsi tidak diabaikan,” katanya.

Publik Menunggu Kejelasan LPSK dan KPK
Perkara Taufik kini menjadi perhatian karena terdapat dua proses yang berjalan secara bersamaan, yakni proses pidana yang menempatkannya sebagai tersangka serta permohonan perlindungan kepada LPSK sebagai pelapor dugaan korupsi.
Situasi tersebut membuat koordinasi antarlembaga menjadi penting.

LPSK diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai tahapan permohonan perlindungan Taufik. Sementara KPK diharapkan menjelaskan secara resmi perkembangan laporan dugaan korupsi yang pernah disampaikan Taufik.

Di sisi lain, Polrestabes Makassar juga memiliki kewajiban memastikan proses hukum berjalan profesional dan objektif berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Publik tidak membutuhkan kesimpulan sepihak.

Publik membutuhkan kepastian bahwa hukum bekerja berdasarkan fakta, bukti dan prosedur—bukan berdasarkan tekanan ataupun kepentingan tertentu.

Dugaan Retaliasi Harus Diuji, Bukan Diabaikan
Istilah retaliasi atau tindakan pembalasan terhadap pelapor menjadi salah satu isu utama dalam perkara ini.

Namun, dugaan tersebut tetap harus dibuktikan melalui pemeriksaan yang objektif. Begitu pula sebaliknya, proses pidana terhadap Taufik tidak boleh langsung dianggap sebagai kriminalisasi tanpa adanya bukti yang mendukung kesimpulan tersebut.

Dua kepentingan tersebut harus ditempatkan secara berimbang.

Apabila aparat penegak hukum memiliki bukti kuat mengenai dugaan tindak pidana yang dilakukan Taufik, proses hukum harus berjalan. Tetapi apabila terdapat indikasi bahwa proses tersebut berkaitan dengan tindakan pembalasan atas laporan dugaan korupsi, maka dugaan itu juga harus diperiksa secara serius.

Di sinilah fungsi LPSK dan koordinasi dengan KPK menjadi penting.
Jangan Sampai Pelapor Korupsi Takut Berbicara

Kasus Taufik Hidayat pada akhirnya bukan hanya mengenai dirinya.

Perkara ini juga menyentuh persoalan yang lebih besar: seberapa kuat negara memberikan perlindungan kepada warga yang berani menyampaikan dugaan korupsi?
Pemberantasan korupsi membutuhkan keberanian masyarakat untuk memberikan informasi. Karena itu, mekanisme perlindungan terhadap pelapor harus berjalan secara nyata dan tidak berhenti pada formalitas administratif.

Jika seorang pelapor menghadapi ancaman atau pembalasan, negara harus memiliki mekanisme untuk memeriksa dan memberikan perlindungan sesuai kewenangannya.
Sebaliknya, jika seorang pelapor juga diduga melakukan tindak pidana lain, proses hukum tetap harus dijalankan secara profesional tanpa mengabaikan hak-haknya sebagai warga negara.

Bola Kini di Tangan Lembaga Penegak Hukum
Dengan adanya rencana koordinasi LPSK dengan Polrestabes Makassar dan KPK, publik kini menunggu langkah konkret ketiga lembaga tersebut.

LPSK ditunggu keputusan dan tindak lanjut atas permohonan perlindungan. KPK ditunggu kejelasan mengenai status laporan dugaan korupsi. Sementara aparat penegak hukum dituntut memastikan proses perkara Taufik berlangsung objektif, transparan dan sesuai hukum.

Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum.
Tetapi tidak boleh pula hukum digunakan secara tidak semestinya terhadap seseorang hanya karena ia menyampaikan laporan dugaan tindak pidana.

Pada akhirnya, hukum harus berdiri di atas bukti, bukan kepentingan.

Dan jika benar terdapat persoalan mengenai perlindungan terhadap pelapor dugaan korupsi, maka persoalan tersebut harus dibuka secara terang melalui mekanisme hukum yang tersedia.

Kasus Taufik Hidayat kini menjadi ujian: apakah keberanian melaporkan dugaan korupsi mendapatkan perlindungan negara, atau justru membuat masyarakat berpikir dua kali untuk berbicara?.

Muh. Ilham Nur

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
Muh. Ilham
  • Website

Berita Lainnya:

Berita

Tim PKM-RSH UNHAS Kembangkan Modul Intervensi Bravestander, untuk Mendorong Keberanian Gen Z Merespons Victim Blaming Exposure di Media Sosial

September 7, 2026 Berita
Berita

Konferensi Pers Polda Sulsel Ungkap 11 Modus Tindak Pidana Siber, 22 Tersangka Diamankan

September 7, 2026 Berita
Berita

322 Personel Diterjunkan, Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla

September 7, 2026 Berita
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,494

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,243

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,793

Pemda Kotabaru Upayakan TMT CPNS dan PPPK 2024 Lebih Cepat Dari Daerah Lain, ini Jadwalnya!

Maret 20, 20251,463
Don't Miss
Berita

Tim PKM-RSH UNHAS Kembangkan Modul Intervensi Bravestander, untuk Mendorong Keberanian Gen Z Merespons Victim Blaming Exposure di Media Sosial

By Muh. IlhamSeptember 7, 20262

Tim PKM-RSH UNHAS Kembangkan Modul Intervensi Bravestander, untuk Mendorong Keberanian Gen Z Merespons Victim Blaming…

Konferensi Pers Polda Sulsel Ungkap 11 Modus Tindak Pidana Siber, 22 Tersangka Diamankan

September 7, 2026

322 Personel Diterjunkan, Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla

September 7, 2026

Taufik: “Saya Bukan Penjahat, Saya Pelapor KPK”

September 7, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Tim PKM-RSH UNHAS Kembangkan Modul Intervensi Bravestander, untuk Mendorong Keberanian Gen Z Merespons Victim Blaming Exposure di Media Sosial

September 7, 2026

Konferensi Pers Polda Sulsel Ungkap 11 Modus Tindak Pidana Siber, 22 Tersangka Diamankan

September 7, 2026

322 Personel Diterjunkan, Polri Perkuat Edukasi dan Kehadiran Negara Cegah Karhutla

September 7, 2026
Most Popular

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,494

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,243

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,793
© 2026 Media GIT | By WEBPro.
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.