Mahasiswa KKN Tematik Literasi Unhas Laksanakan Program SIBAJI untuk Menumbuhkan Minat Baca Siswa SD
GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM TAKALAR SUL SEL – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin Gelombang 116 melaksanakan program SIBAJI (Sinergitas Baca Anak Sejak Dini) di UPT SDN No. 141 Inpres Pa’rapunganta II dan UPT SD Negeri 216 Inpres Maccini Baji’, Desa Balangtanaya, Kabupaten Takalar, pada 20–21 Juli 2026.
Kegiatan yang dilakukan yaitu SIBAJI (Sinergitas Baca Anak Sejak Dini) yang bertujuan menumbuhkan minat baca siswa melalui kegiatan membaca nyaring yang interaktif dan menyenangkan. Pada hari pertama, 20 Juli 2026, kegiatan dilaksanakan di UPT SDN No. 141 Inpres Pa’rapunganta II yang melibatkan siswa kelas 1–2, kelas 3–4, dan kelas 5–6. Sementara itu, pada hari kedua, 21 Juli 2026, kegiatan berlangsung di UPT SD Negeri 216 Inpres Maccini Baji’ dengan melibatkan siswa kelas 1–3 dan kelas 4–6.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN membacakan buku cerita dengan suara yang lantang, ekspresif, serta intonasi yang bervariasi agar cerita lebih hidup dan mudah dipahami oleh siswa. Teknik membaca nyaring tersebut membuat siswa menikmati alur cerita, mengenal kosakata baru, serta memahami isi dan pesan moral yang terkandung dalam setiap bacaan.

Siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga diajak berinteraksi selama proses membaca berlangsung. Mahasiswa KKN memberikan pertanyaan sederhana, mengajak siswa menebak alur cerita, serta mendiskusikan tokoh dan pesan moral yang terdapat dalam buku. Pendekatan tersebut menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan mendorong siswa untuk berani menyampaikan pendapat.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias di kedua sekolah. Selain meningkatkan kemampuan menyimak dan memahami bacaan, program tersebut juga menjadi upaya menanamkan kebiasaan membaca sejak dini serta membangun ketertarikan siswa terhadap buku sebagai sumber belajar yang menyenangkan.
Program SIBAJI diharapkan dapat memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah dasar sehingga kegiatan membaca menjadi kebiasaan positif yang terus tumbuh dan menyenangkan bagi para siswa.
Laporan dipublish tim red

