Syamsinar Jadi Perempuan Pertama Pimpin PPP Pangkep Priode 2026 – 2031
GerbangIndonesiaTimur.com. PANGKEP – Selamat atas terpilihnya Syamsinar sebagai ketua PPP dan menuai sejarah baru dimana tercipta dalam dinamika yang pertama kalinya di Partai Persatuan Pembangunan di pimpin oleh seorang perempuan.
Syamsinar, adalah kader PPP yang dipercaya menakhodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pangkep untuk periode 2026–2031.
Penetapan Syamsinar ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) oleh Ketua DPW PPP Sulawesi Selatan, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, dalam agenda resmi di Hotel Melia, Jalan Andi Mappanyukki, Kota Makassar, Jumat (7/8/2026).
Penunjukan tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan politik Pangkep. Pasalnya, Syamsinar tercatat sebagai perempuan pertama yang dipercaya memimpin PPP di Kabupaten Pangkep.
Kehadirannya juga dinilai membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk mengambil peran strategis dalam kepemimpinan partai politik di tingkat daerah.
Menariknya, Syamsinar sebagai anggota Fraksi PPP, tergolong pendatang baru di tubuh PPP Sebelumnya, ia telah menjalankan peran sebagai anggota Fraksi PPP di DPRD Pangkep.
Kepercayaan yang kini diberikan kepadanya dinilai menjadi bagian dari proses regenerasi sekaligus menunjukkan semakin terbukanya ruang bagi kader perempuan untuk menduduki posisi strategis di internal partai.
Sekretaris DPW PPP Sulawesi Selatan, Nursyam Amin B., mengatakan terpilihnya Syamsinar menjadi langkah penting dalam perkembangan PPP, khususnya di Kabupaten Pangkep.
“Hal ini menjadi babak baru dalam sejarah PPP di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan munculnya pemimpin perempuan menegaskan bahwa PPP adalah partai yang inklusif.
“Mudah beradaptasi, serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan identitasnya,” katanya saat dikonfirmasi media GerbangIndonesiaTimur. Com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (8/8/2026).Tadi
Menurut Nursyam, kehadiran perempuan dalam posisi strategis di tubuh partai bukan sekadar pergantian kepemimpinan. Hal itu sekaligus menjadi bentuk kepercayaan terhadap kapasitas perempuan dalam mengelola organisasi politik.
Kepemimpinan Syamsinar untuk periode 2026–2031 diharapkan mampu membawa energi baru bagi PPP Pangkep selain itu, ia diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Dengan lahirnya kepemimpinan perempuan tersebut, PPP Pangkep kini memasuki fase baru Syamsinar tidak hanya membawa mandat organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah baru kepemimpinan perempuan dalam politik lokal di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Muh. Ilham Nur
