Klaim SPBU Biringkanaya Bantah Isu Viral di Media Sosial: “Ini Tidak Benar, Kami Akan Perjelas!”
GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM MAKASSRA SULSEL —– Beberapa hari ini, jagat raya media sosial dikejutkan dengan beredarnya video dan unggahan yang mengaitkan SPBU Biringkanaya salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terbesar di wilayah kota makassar
Dengan Memicuh dugaan pelanggaran standar operasional. Dalam klaim yang diunggah di berbagai platform media sosial seperti disebut bahwa SPBU ini diduga “tidak mengikuti aturan perundang undangan migas hingga “muncul penyimpan yang signatif melakukan persengkolan dengan para pelansir maupun penimbung
Namun, pihak manajemen SPBU Biringkanaya dengan tegas membantah semua informasi tersebut. Dalam siaran pers resmi yang dirilis pada Sabtu 07 Februari 2026.
Pengawas SPBU menyatakan bahwa narasi yang beredar tidak benar dan diperkuat oleh fakta-fakta yang telah diverifikasi.
Fakta tersebut menjadi Kontroversi
Terstandarisasi SPBU Biringkanaya telah memperoleh sertifikasi ISO serta mendapat apresiasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat. Pengawas SPBU,” menjelaskan, “Sesuai dengan aturan operator nasional dan pedoman pemerintah,
Tata letak penyimpanan BBM yang memenuhi standar baku.”
Konfirmasi Visual dari Tim AhliTim independen yang terdiri atas inspektur keselamatan dan akuntan publik diundang oleh pihak SPBU
Untuk melakukan audit situasi. Hasilnya? Tidak ditemukan indikasi pelanggaran.
Hingga kini, pihak SPBU sedang bekerja sama dengan pihak berwajib untuk mengidentifikasi sumber penyebaran informasi yang tidak benar. “Kami memahami bahwa kebingungan masyarakat perlu diselesaikan, tetapi penyebaran hoax bisa sangat merugikan,”

Meski menjadi sarana komunikasi penting, agar tidak menjadi rentan menjadi jalur informasi yang tidak diawasi.
Dalam kasus SPBU Biringkanaya klaim kontroversial muncul dari unggahan akun anonim yang menggunakan rekaman lama maupun Gambar’ dengan narasi diedit untuk memicu kepanikan.
Pengawas SPBU Biringkanaya mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyikapi informasi yang beredar. “Jika ada foto atau video mencurigakan, cek langsung ke sumbernya, hubungi nomor layanan customer care kami, atau cek akun resmi perusahaan di media sosial,” ajak.”Pihak SPBU juga membuka ruang dialog terbuka dengan komunitas masyarakat setempat untuk menjelaskan lebih rinci soal operasional mereka.
Akhir Kata
Kasus ini menjadi alarm bagi semua pihak: bahwa kepercayaan publik tidak hanya dijaga dengan kinerja baik, tetapi juga dengan transparansi dan keberanian untuk meluruskan narasi yang salah.
SPBU Biringkanaya berkomitmen untuk tetap menjadi mitra tepercaya masyarakat, sekaligus mengingatkan bahwa di era digital, kebenaran harus selalu menjadi prioritas.
Laporan dipublish tim redaksib

