GOWA SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR.COM ——– Di Indikasi Dua Remeja dibawah Umur terhasut hingga mendatangi rumah warga, yang diketahui berinisial S,A dengan suara lantang mencaci maki dengan bahasa tidak senonoh dan berteriak, menantang untuk memancing suasana,agar kesannya dijadikan alasan supaya tuan rumah dapat dilaporkan
Tampak terlihat dengan jelas melalui rekaman video, Kedua anak dibawah umur ini, mendatangi rumah (S,A) di Jl. Kacong dg lalang no 118 Gowa Kejadian ini tgl 1 november 2023.
Didalam rumah.Kamis 28/03/2024.
Kronologi
Bahwa pada tanggal 1 November. 2023 sekitar pukul 17.40 sore
Datang dua orangc anak2 bernama jibril (13) sekola SMP 6 kelas 1 dan ibrahim (12) sekolah SD sudirman.
memasuki rumah.
Bersamaan dgn seorang dewasa tukang cuci mobil panggilan bernama FAHMI.
Kedua anak dan tukang cuci mobil sudah lama akrab atau saling kenal.
Selanjutnya kedua anak tersebut meminta baju. Kepada ibunya dgn alasan untuk adiknya.
Setelah itu ibunya mengambilkan baju dan mengajak kedua anak tsb untuk pergi tinggalkan rumah milik saudara Safri.
Setelah itu ibunya keluar pakai roda empat dan kedua anak tsb juga ikut keluar dari pekarangan rumah bersama tukang cuci mobil. menggunakan roda dua…
Namun tiba2 ketiganya masuk lagi. yaitu tukang cuci mobil serta kedua anak tersebut.
Kedua anak tersebut langsung menyerang harkat dan martabat pemilik rumah dengan gaya jari tengah dgn kata anjing kau sapri. Sundala. Penipu..
Dan saudara fahmi langsung kebelakang saya.
Sehingga saya berada ditengah. kejadian ini masih di teras rumah.
hal ini seolah sudah mereka rencanakan .
Melihat kondisi yang berbahaya saya segera menelpon lBINMAS polsek somba opu. Agar datang kerumah kemudian menelpon ibu kedua anak tersebut untuk kembali mengambil anaknya .
Dan dijawab oleh ibunya masuk saja dan tutup pintu. Posisi fahmi ada pas dibelakang saya ikut mendengarkan
Selanjutnya dari teras rumah,saya berbalik untuk melangkah masuk untuk menutup pintu.
Tetapi belum sempat saya melangkah . Tukang cuci mobil (fahmi) lebih dahulu
langsung masuk kedalam rumah.dan Duduk disofa.
Dekat meja kerja saya.
ini semakin menambah keyakinan saya bahwa ada rencana jahat yang mereka akan lakukan.
Saya segera medekati fahmi dan meminta untuk keluar serta meminta agar menyuruh kedua anak tersebut pulang dan keluar dr pekarangan.
Dan dijawab oleh fahmi sy sdah, suruh pulang tetapi dia tdk mau.
Dan saya minta lagi agar saudara fahmi keluar krn pintu saya mau tutup . Tetapi tidak ditanggapi.
Kemudian kedua anak tersebut tiba tiba muncul di depan pintu
rumah dengan terus menyerang harkat dan martabat dengan makian dan hinaan.
Hal ini saya anggap sangat berbahaya dan saya ambil HP selanjutnya saya melakukan perekaman
.
Dan mereka jawab jangan merekam anjing.
Setelah itu rekaman saya hentikan .
Melihat rekaman dihentikan kedua anak tersebut terus masuk kedalam rumah sampai dan berada di depan pintu kamar utama dengan kata kata hinaan apa sapri anjing . Sundala. Penipu.serta menunjuk dengan gaya satu jari tengah.
Melihat kondisi ini.
Saya menenangkan diri kemudian dengan tenang saya dekati. Sudah nak. Sudah. Pulang saja saya sudah telepon BINMAS .
Namun tiba tiba saya diserang , tangan kanan jibril memegang kerah baju saya dan menolak secara keras dan ibrahim menendang saya hingga terpojok di pinggir pintu. Serta jibril melayangkan pukulan ke pipi kiri saya.
Kemudian saya berusaha menghindar dan berupaya melepaskan diri karena kerah baju saya di pegang oleh jibril .
Setelah cengkraman nya lepas
selanjutnya saya lari kebelakang meja kerja untuk mengambil HP.
Namun mereka terus menyerang . Dan saya berhasil membuka rekaman selanjutnya saya merekam lagi semua tindakan kekerasan yang mereka lakukan kepada saya.
Demikian pula saudara fahmi selalu berjaga jaga di belakang saya. Dan mengambil sebuah benda atau kunci motor yang ada ditangan ibrahim
—
Tak lama muncul suara motor Binmas masuk pekarangan . Dan saat itu pula ketiga orang tersebut bersama sama lari keluar rumah..
Ini menandakan bahwa mereka takut karena telah melakukan kesalahan . Karena jika mereka benar ada kekeraaan yang saya lakukan seperti yang mereka laporkan . Maka mereka semua tidak akan lari disaat BINMAS hadir.
Menganalisa kejadian yang terjadi. Kuat dugaan hal ini adalah sebuah perencanaan atau persekongkolan jahat antara kedua anak tersebut dengan saudara fahmi.
Dimana saudara fahmi menjadi saksi bahwa kedua anak tersebut mendapat kekerasan.
Semua kejadian atau fakta seperti di balik , seolah olah kedua anak tersebut yang ter aniaya.
kuat dugaan hal ini juga diduga telah ada yang mengajarkan karena yakin bahwa dengan usia yang masih dibawah umur. Belum tentu berani memasuki rumah orang lain dan melakukan tindakan anarkis .
” usia dibawah umur tetapi tindakan dan perbuatannya bersifat orang dewasa”
Karena diduga ada skenario.
Memcermati persoalan ini. Maka
perbuatan kedua anak tersebut telah dengan sengaja memasuki rumah orang lain serta menyerang harkat martabat atau dengan sengaja memancing kejiwaan seseorang agar melakukan sesuatu yang nantinya mereka jadikan alasan untuk menjebak dengan pasal perlindungan anak.
Dan ini mereka buktikan.
dan melaporkan saudara Safri bahwa telah melakukan kekerasan.
Tujuan dari perbuatan mereka sebenarnya telah terbaca tujuannya untuk menjerat. Sehingga segera memanggil BINMAS
Segera meminta ibunya kembali untuk mengambil anaknya.
Kemudian menyuruh mereka, semua keluar untuk meninggalkan rumah.
—
Mencermati yang dilakukan oleh saudara Safri maka
Semua merupakan tindakan pembelaan diri .
Dari ancaman fisik dan serangan harkat dan martabat serta serangan penganiayaan yang kuat dugaan mereka telah rencanakan.
Untuk menjerat saudara Safri. Dan mereka buktikan.
Orang tua dari kedua anak ini yang langsung melaporkan ke polres gowa dan saudara Safri menjadi tersangka karena diduga adanya persekongkolan jahat dengan fahmi sebagai saksi.
Namun perlu di garis bawahi.
Jika orang tua dari anak, tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan mulai menjalani hukuman karena tindakan kekerasan dan penganiayaan.
Sehingga diduga kuat bahwa hasil visum yang ada pada kedua anak tersebut diduga adalah rekayasa atau diduga sengaja di buat oleh pihak mereka.
Olehnya itu pihak penegak hukum harus mencermati persoalan ini agar tidak menetapkan saudara Safri sebagai tersangka
Karena saudara, Safrilah yang dihina dan diserang didalam rumahnya
Dan hal ini diduga sudah ada perencanaan untuk dijebak dengan pasal dibawah umur.
Laporan : (**/Arya/Red)

