TAKALAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——— Maraknya Penimbunan BBM Solar diwilayarh Hukum Polres Takalar di duga karena lemahnya Aparat penegak hukum yang sangat terkesan bahwa adanya sambung tangan dan konsipirasi terhadap para pelaku mafia penimbung BBM Solar Bersubsidi
Lemahnya penegakkan hukum, terhadap pelaku penganiayaan wartawan,menjadi momentum bagi APH untuk menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum. Jangan sampai publik semakin kehilangan kepercayaan terhadap institusi penegak hukum.
Namun, dalam beberapa kasus, terdapat indikasi bahwa aparat penegak hukum terkesan tutup mata dan telingah terhadap sindikat pelaku penganiayaan wartawan.
Di satu sisi, wartawan sebagai pilar demokrasi kerap menjadi korban kekerasan dalam menjalankan tugasnya. Di sisi lain, APH seolah tak berdaya menindak para pelaku penganiayaan terhadap wartawan merupakan tindakan yang sangat merugikan bagi kebebasan pers dan demokrasi.
Wartawan adalah pilar utama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Mereka berperan sebagai pengawas dan penjaga kebenaran. Namun, seringkali wartawan menjadi korban kekerasan fisik dan intimidasi oleh sindikat pelaku penganiayaan.
Sindikat pelaku penganiayaan wartawan seringkali memiliki kekuatan dan pengaruh yang kuat. Mereka dapat menggunakan kekerasan untuk membungkam suara wartawan yang berani mengungkap kebenaran. Dalam beberapa kasus, aparat penegak hukum terkesan tidak berbuat apa-apa untuk menghentikan tindakan kekerasan tersebut.
Salah satu alasan mengapa aparat penegak hukum terkesan tutup mata dan telingah terhadap sindikat pelaku penganiayaan wartawan adalah karena adanya keterkaitan antara aparat penegak hukum dan sindikat tersebut. Beberapa anggota aparat penegak hukum terlibat dalam sindikat tersebut dan mendapatkan keuntungan dari tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap wartawan.

Selain itu, terdapat juga faktor ketakutan dan intimidasi yang membuat aparat penegak hukum enggan untuk bertindak. Sindikat pelaku penganiayaan wartawan seringkali menggunakan ancaman dan kekerasan untuk memaksa aparat penegak hukum agar tidak mengusut kasus tersebut. Hal ini membuat aparat penegak hukum merasa tidak aman dan takut untuk melawan sindikat tersebut.
Ketua Aliansi Jurnalis Tombak Badai Timur ( ARIEAWAN ) Sangat Mengecam ulah para pelaku penganiayaan, dan meminta kepada aparat penegak hukum, untuk menindak dan memberi sanksi terhadap Oknum anggotanya yang secara telah membekingin para mafia penimbung solar, serta menutup usaha spbu yang nakal
Serta harus berani melawan sindikat penimbunan solar, tersebut dan mengusut kasus penganiayaan wartawan dengan tegas.
Begitupun dengan pemerintah diperlukan untuk mengatasi langkah-langkah yang tegas dan efektif, serta menyadari pentingnya kebebasan pers dan berusaha untuk melindungi wartawan dari tindakan kekerasan.

pemerintah harus memberikan perlindungan yang lebih baik kepada wartawan. Mereka harus menjamin keamanan dan kebebasan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Selain itu, pemerintah juga harus memberikan sanksi yang tegas kepada sindikat pelaku penganiayaan wartawan dan aparat penegak hukum yang terlibat dalam sindikat tersebut.
Penganiayaan terhadap diri wartawan merupakan tindakan yang melawan hukum, wartawan adalah mitra dalam menjaga keadilan dan kebenaran. Dengan pemahaman yang baik tentang peran wartawan,
Masyarakat juga harus ikut berperan dalam melawan sindikat pelaku penganiayaan wartawan. Masyarakat harus mendukung dan melindungi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Mereka harus melaporkan setiap tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap wartawan kepada aparat penegak hukum.

Dalam menghadapi sindikat pelaku penganiayaan wartawan, aparat penegak hukum harus menunjukkan sikap yang tegas dan tidak memihak. Mereka harus berani melawan sindikat tersebut dan memberikan perlindungan kepada wartawan. Kebebasan pers adalah hak yang harus dijaga dan dilindungi oleh semua pihak
Dalam menjaga kebebasan pers dan melindungi wartawan, aparat penegak hukum memiliki peran yang sangat penting. Mereka harus bertindak tegas dan tidak boleh tutup mata serta telingah terhadap sindikat pelaku penganiayaan wartawan.
Hanya dengan adanya kerjasama antara pemerintah, institusi penegak hukum, dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya tutup pimpianan umum media ini yang akrab disapa wawan
Laparon koresponden (**/red Arya )

