Close Menu
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
    • Video Pos
    • Standar Pos
    • Galeri Pos

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

PPK Ormawa UKM KPI Unhas dan Maxxi Tani Bahas Kolaborasi Teknologi Pertanian bagi Petani Binaan

Juli 4, 2026

Skandal “Identitas Ganda” Anak Pejabat Batang: Menguji Nyali BKPSDM Melawan Gurita Pengaruh Birokrasi

Juli 4, 2026

Diawali Seminar Nasional Mutu Pendidikan, Lima Calon Ketua IGI Bersaing Ketat Di Muswil III IGI Sulsel

Juli 4, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Breaking NEWS
  • PPK Ormawa UKM KPI Unhas dan Maxxi Tani Bahas Kolaborasi Teknologi Pertanian bagi Petani Binaan
  • Skandal “Identitas Ganda” Anak Pejabat Batang: Menguji Nyali BKPSDM Melawan Gurita Pengaruh Birokrasi
  • Diawali Seminar Nasional Mutu Pendidikan, Lima Calon Ketua IGI Bersaing Ketat Di Muswil III IGI Sulsel
  • Melangkah ke usia 39, tahun Semangat Baru, Rulfan Irfandi Mengabdi untuk Tamalate, Berkomitmen untuk Rakyat
  • Danramil 09 Tamalate Mayor Inf Nisan & Babinsa Tamalate Jumat Berkah” Jumat 03 Juli 2026
  • Pangdam XIV/Hsn Terima Kunjungan Tim Itjenad, Perkuat Optimalisasi Pengelolaan Manset TNI AD
  • Ketua HMI Aditya Chokats Siap Kepung Kejari, Desak Usut Dugaan Pembayaran 100 Persen Proyek Irigasi Takalar Rp29,2 Miliar Meski Belum Rampung
Facebook X (Twitter) Instagram
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
Demo
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
    • Otomotif
  • ARTIKEL
    • Video Pos
    • Standar Pos
    • Galeri Pos
GERBANG INDONESIA TIMURGERBANG INDONESIA TIMUR
  • Berita
  • Nasional
  • Politik
  • HUKRIM
  • Peristiwa
  • INFO DESA
  • Olahraga
  • ARTIKEL
Beranda » Ultimatum di Barengi Intimidasi Berkedok Himbauan Pelunasan Pembangunan Lapak Makin Membuat Runyam Pedagang K5 Pasar Sentral Makassar
Kesehatan

Ultimatum di Barengi Intimidasi Berkedok Himbauan Pelunasan Pembangunan Lapak Makin Membuat Runyam Pedagang K5 Pasar Sentral Makassar

Arieawan AryaBy Arieawan AryaApril 29, 2023Updated:April 29, 2023Tidak ada komentar26 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —– Pasca beredarnya ultimatum dibarengi intimidasi berkedok himbauan pelunasan pembangunan lapak bagi para pedagang yang belum melunasi tempatnya walaupun mereka belum bisa menempati lapak tersebut untuk berjualan, semakin banyak pedagang bersuara agar para ketua asosiasi sekiranya dapat peduli dan perhatian terhadap para korban kebakaran yang sementara meminta keadilan sebab menurut mereka hasil kesepakatan yang ada saat ini dibuat secara sepihak antara dirut, pengembang dan ketua2 asosiasi tanpa terlebih dahulu menyerap aspirasi mereka sehingga mereka menganggap kesepakatan itu tidak sah.

Menurut pedagang yang hadir saat pertemuan antara Dirut perumda Makassar Karya bapak Ihsan Abduh Husein bersama dengan beberapa ketua asosiasi di Cafe Pelangi Pada tanggal 28 Februari 2023 bukanlah hasil rapat yang sah dikarenakan pertemuan tersebut hanya pertemuan biasa sebab pertemuan dilaksanakan tanpa mekanisme rapat yang lazim antara lain tidak ada notula rapat serta yang menghadiri pertemuan tersebut dari pihak Perumda pasar hanya pak Ihsan sebagai Dirut Perumda tanpa didampingi oleh direksi lain walaupun kepala pasar Alim Bakrie hadir walaupun telat hadir pada saat pertemuan telah lama berlangsung.

Pertemuan tersebut seyogyanya diagendakan untuk mencari solusi percepatan pembangunan lapak tiba tiba berubah menjadi penetapan kenaikan harga lapak tanpa pemaparan RAB (Rencana Anggaran Biaya) pembangunan lapak relokasi di sosialisasikan terlebih dahulu kepada seluruh anggota asosiasi sehingga menimbulkan pertanyaan besar disebagian besar pedagang tentang hal-hal dibalik penetapan kenaikan harga yang tiba-tiba.

Penambahan harga dari sebelumnya 3 juta 750 ribu menjadi 4 juta dengan alasan supaya pembangunan bisa dipercepat agar dapat ditempati berdagang pada saat bulan puasa oleh pedagang korban kebakaran, namun pada kenyataannya sampai saat ini ketika idul fitri telah berlalu beberapa hari lapak tersebut tidak kunjung dapat digunakan, bahkan muncul ultimatum dari Dirut beserta pengembang bahwa lapak harus di lunasi sebelum malam takbiran dimana ultimatum itu diiringi pengancaman bagi yang belum melunasi lapaknya akan dilakukan penyegelan dan penyitaan jatah lapaknya.
Banyak para pedagang tersebut merasa keberatan namun tidak tahu harus mengadu kemana karena Dirut beserta pengembang merupaka orang dekat walikota Makassar,” koq kami dipaksakan untuk melunasi pembangunan lapak, Harusnya diberi kesempatan dulu menepatinya agar dapat berjualan untuk mengumpulkan uang baru minta pelunasan, sesuai dengan janji Dirut, lah ini kan belum satupun janji dirut terlaksana kecuali dari pembangunan lapak itu”, ucap pedagang lain yang tidak ingin publikasikan namanya

Salah satu pedagang lain mengatakan “Ini sama Halnya sudah jatuh tertimpah tangga karena Dirut dan kepala pasar serta ketua asosiasi hanya memanfaatkan keadaan dibalik musibah yang kami alami, mereka semua hanya mencari keuntungan, harga lapak 4 juta sangat mencekik bagi kami karena setelah pandemi pasar sepi ditambah barang jualan kami habis terbakar” keluhnya pada awak media.

Belum lagi termasuk biaya pemasangan listrik yang dianggap sebagai pemasangan baru, yang dibebankan kepada semua pedagang, harusnya itu semua bukanlah pemasangan listrik baru sebab sebelu kebakara listrik sudah ada,” Jadi tidak boleh dikategorikan sebagai pemasangan baru, dan pedagang harus diberi kompensasi, maksimal yang memiliki lapak 3 hanya dihitung 1, lapak, lagian masak cuma pasang stand balon 1, stop kontak dan saklar 1, kabel 3 meter dan MCB 1 biayanya 950 ribu padahal modalnya tidak sampai 200 ribu” keluh para pedagang.

Tapi nyatanya setiap kios yang terpasang MCB atau Miniature Circuit Breaker, itu semua terhitung, dan diwajibkan untuk membayar sebagai pemasangan baru, Dan ini semua dimanfaatkan oleh orang orang yang sebelumnya telah memasang Instilasi listrik, diluar dari daripada, orang PLN sendiri, yang ditunjuk oleh dirut pasar dalam banguna lapak itu, padahal resikonya bisa fatal sebab yang memasang Instilasi itu tidak teruji keterampilannya, dan tidak memiliki sertifikat K3

Menurut Ketua Lembaga Kontrol Independen Nasional ( LKIN ) pihak PLN Karebosi, harus meninjau terlebih dahulu Instilasi yang sudah terpasang di setiap lapak, sebelum memasang panel listrik, agar kejadian yang lalu, tidak terulang demikian, selalu pln yang mendapatkan cacian, dan disalahkan,

 

 

 

 

Laporan tim Investigasi 

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
Arieawan Arya
  • Website

Berita Lainnya:

Kesehatan

Di Balik Gerbang Besi Bollangi Saat Protes Anti Narkoba di Suarakan Berujung ‘Diskriminasi’

Mei 25, 2026 Kesehatan
Kesehatan

Aksi Hijau HARDIKNAS 2026: FAPERTAHUT UMMA Kolaborasi BPTH Wil. II Bagi Bibit Gratis, Ajak Warga Tanam Masa Depan.

Mei 2, 2026 Kesehatan
Berita

Perdana, Aswadi Hamid Gandeng HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA Inisiasi Tudang Sipulung Prodi Agroteknologi, WR 1 Beri Apresiasi.

April 28, 2026 Berita
Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,489

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,208

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,743

Pemda Kotabaru Upayakan TMT CPNS dan PPPK 2024 Lebih Cepat Dari Daerah Lain, ini Jadwalnya!

Maret 20, 20251,463
Don't Miss
INFO DESA

PPK Ormawa UKM KPI Unhas dan Maxxi Tani Bahas Kolaborasi Teknologi Pertanian bagi Petani Binaan

By Arieawan AryaJuli 4, 20262

PPK Ormawa UKM KPI Unhas dan Maxxi Tani Bahas Kolaborasi Teknologi Pertanian bagi Petani Binaan…

Skandal “Identitas Ganda” Anak Pejabat Batang: Menguji Nyali BKPSDM Melawan Gurita Pengaruh Birokrasi

Juli 4, 2026

Diawali Seminar Nasional Mutu Pendidikan, Lima Calon Ketua IGI Bersaing Ketat Di Muswil III IGI Sulsel

Juli 4, 2026

Melangkah ke usia 39, tahun Semangat Baru, Rulfan Irfandi Mengabdi untuk Tamalate, Berkomitmen untuk Rakyat

Juli 3, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

PPK Ormawa UKM KPI Unhas dan Maxxi Tani Bahas Kolaborasi Teknologi Pertanian bagi Petani Binaan

Juli 4, 2026

Skandal “Identitas Ganda” Anak Pejabat Batang: Menguji Nyali BKPSDM Melawan Gurita Pengaruh Birokrasi

Juli 4, 2026

Diawali Seminar Nasional Mutu Pendidikan, Lima Calon Ketua IGI Bersaing Ketat Di Muswil III IGI Sulsel

Juli 4, 2026
Most Popular

Diduga Kosmetik CLB GLOW SKINCARE Menyalahi Aturan, Tidak Memiliki Izin Edar Dan BPOM

Mei 28, 20224,489

TPP ASN di Lingkungan Pemkab Kotabaru Mengalami Pengurangan

Januari 29, 20263,208

Ekonomi Desa Bangkit dari Olahan Limbah: Inovasi Pengusaha Muda Tembus Pasar Global

April 19, 20261,743
© 2026 Media GIT | By WEBPro.
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Media Siber
  • Hak Jawab
  • Kode Etik Jurnalistik

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.