MAKASSAR SULWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —–
Meski kendati pembangunan relokasi Lapak pedagang, dalam tahaf sedang berjalan setelah dilanda kebakaran beberapa bulan lalu, yang menghanguskan 900, unit kios lapak, dan akan memasuki tahaf akhir,” namun gejolak gelombang protes makin menuai kerancuhan sesama pedagang
Kesepakatan kotor antara Dirut Perumda Pasar Karya Kota Makassar, dan.pengelolah PD Pasar, beserta para ketua Asosiasi ,menuai kecaman, dari beberapa pedagang, selaku korban.pasalnya, tidak adanya sosialisasi, terhadap.para korban sebelum mengambil keputusan, ucap pedagang yang dongkol atas keputusan sepihak, selain daripada anggota asosiasi dan 4 Orang diantara’nya direksi
Meskipun sudah disepakati dari para ketua Asosiasi, dan dirut pasar, namun masih ada sebahagian pedagang protes keras atas kebijakan yang dianggap tidak tepat sasaran pembangunan lapak dari jumlah 960 Unit

Menurut para korban kebakaran Blok B Selatan Pasar Sentral Makassar, pembangunan lapak, tidak dilandasi dengan kesepakatan, hanya para ketua asosiasi saja dan pengurusnya, sementara, anggota yang tidak memiliki kekuatan materi, meskipun pernyataan dirut, yang disudut lapak’nya tetap akan mendapatkan sudut kembali, (Jika ada dorongan Amplot) istilah pedagang bisa menempati kembali posisi, sesuai dengan keinginan dan DOA’NYA, DORONGAN AMPLOT
Relokasi pembangunan Lods yang berjumlah 960 kios, dan sudah melebihi dari kios lapak yang terbakar sebelumnya hanya, 900 kios, yang memiliki data potensi dari 851 Orang pedagang aktif selebihnya 49 lods tersegel dari 900 lapak yang terdampak dalam musibah kebakaran
Mesti puluhan tambahan bangunan kios lapak yang kini terbangun, diatas lahan jalur Provensi, yakni Jalan Hos Cokro Aminoto. Makassar Sulawesi Selatan, tepatnya dibagian sebelah barat bangunan News Makassar Mall,” dengan tanpa jelas adanya jaminan dari PD DIRUT PASAR MAKASSAR KARYA, Bahwa sewaktu waktu akan digusur. dengan berbagai Alasan

Ketua Lembaga Kontrol Independen Nasional ( LKIN) H.E IR Muh Safri Arifin, dengan tegas menyatakan sikap, terkait adanya permainan kotor, yang diduga dilakonin, oleh Dirut Pd Pasar dan para ketua asosiasi serta pengurus, dalam relokasi pembangunan lapak pedagang
Muh Safri Arifin, mempresentasikan bahwa kami tidak akan tinggal diam, dengan adanya ulah, dan unsur yang disengaja Membangun dan memperjual belikan lods tempat jualan diatas lahan fasilitas umum Tanpa memberi Jaminan apapun.kepada pedagang, polda wajib turun dan lakukan pemeriksaan
Hingga berita ini ditayangkan pihak PD Pasar belum dapat dimintai keterangan karena sebagian dari direksi PD Pasar Makassar Raya memilih bungkam
Laporan tim crew koalisi 3 pilar dimensi

