SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —- Keluhan warga tentang BBM sekarang ini bukan lagi soal harga yang di anggap melambung naik, tapi juga sudah di rasakan bahwa sudah sangat boros pemakaiannya terutama yang berjenis pertalite, keluhan warga ini banyak ditemukan di berbagai sosial media yang mereka tulis.
Setidaknya ada lima akun yang menyadari bahwa Pertalite makin ke sini makin cepat boros. Bahkan salah satu pengguna Facebook menyebutkan bahwa jarum bensin kendaraannya berkurang meski dalam kondisi mati atau terparkir.
Berikut beberapa keluhan para pemilik kendaraan yang menggunakan BBM bersubsidi jenis Pertalite:
“Beberapa hari ini bensin cepat habis dengan pemakaian yang gak terlalu jauh, kadang diparkir aja, jarum bensin bisa berkurang, apakah ada yang bocor? Biasanya bagian mana ya? Saya lihat di bawah motor ngga ada tetesan dan gab bau bensin,” tulis akun Suzuki Address Indonesia.
“Saya rasa bensin Pertalite sekarang gampang menguap, lebih boros,” tulis akun bernama Achmad Hartanto.
“Motor ane Beat. Beli bensin full Pertalite yang sekarang kok dapet 12 orderan jarak pendek bensin sudah habis aja, biasanya 22 orerderan masih sisa. Bensin sekarang kok cepat habisnya,” tulis akun Driver Go-Jek Community.
“Selain harganya mengalami kenaikan, ko perasaan Pertalite cepat habis juga, masa baru ngisi ampere bensen cepat banget turunnya,” keluh akun bernama Aby Ya.
“Pantesan saya juga merasakan seperti ini, apakah Anda juga merasakannya? Seperti kayak beda Pertalite sekarang dengan sebelumnya. Jika benar adanya seperti itu mari kita viralkan,” tulis Hisyam Mahrus Ali.
Terkait masalah ini, pakar otomotif Bebin Djuana enggan memberikan komentar. Karena menurutnya harus pihak Pertamina yang menjelaskan, jika memang benar masalah ini terjadi.
Lebih lanjut dirinya juga mengisahkan bahwa zaman dulu bahan bakar minyak (BBM) memang bisa menyusut tapi jumlahnya tidak mencolok. Dirinya pun bingung (apabila memang benar Pertalite lebih boros) kenapa hal tersebut bisa terjadi.
Salah satu Redaksi yaitu Tempo.co juga sempat mencoba untuk menghubungi Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting pada hari ini, Sabtu, 17 September 2022. Namun sampai artikel ini dimuat, dirinya belum memberikan tanggapan.
Laporan : Lhola

