Menembus Sanubari. Janji, Ikrar, Momentum. Dalam Sambutan Hangat Ketua PMII,UIN SALAM PERGERAKAN .
MAKASSAR SULSEL GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——– Ketua Umum, Ahmad Hilaluddin, Hari ini bukan sekadar momentum pelantikan bukan pula sekadar temu sahabat. tapi hari ini adalah tanda kebangkitan! bukan bangkit dari Kematian, melainkan bangkit dari degradasi organisasi, itu tanda bahwa semangat sahabat sahabat PMII di UIN Alauddin Makassar tidak pernah padam!
Bahwa di tengah kabut tebalnya zaman yang kian hari kian mencekik , kita masih punya harapan untuk menjadikan PMII Komisariat sebagai Sentrum Pergerakan dan Lokomotif Peradaban , menjadikan PMII Komisariat UIN Alauddin Makassar sebagai, kiblat pergerakan, bukan hanya di skala cabang, melainkan skala nasional kita buktikan bahwa PMII Komisariat UIN Alauddin Makassar Bisa menjadi Kiblat Pergerakan di Wilayah Indonesia Timur.

Kita di PMII bukan untuk sekadar menjabat, tapi untuk mengabdi. Kita berkumpul bukan hanya untuk bersilaturahmi, tapi untuk meneguhkan komitmen pergerakan!
PMII bukan sekadar organisasi, ia adalah rumah ideologis yang melahirkan manusia-manusia yang berfikir kritis, berjiwa nasionalis, dan berakhlak ahlussunnah wal jamaah.
Maka oleh karna itu wahai sahabat-sahabat sepergerakan, kobarkan semangat kalian, karna ini adalah momen kita serasa dilahirkan kembali.

Setelah Pelantikan Ini akan ada konsolidasi besar besaran dan aksi besar besaran, sebab karna ketergesa gesahan kita kehilangan beberapa momentum ultimatum untuk pemerintah yang melakukan kesewenangan wenangan terhadap rakyat nya sendiri, kita buktikan bahwa PMII ada dan berada di garis keberpihakan yang nyata itu , garis rakyat yang lemah maupun dilemahkan atau mustadafin.
Mengingat bahwa
Kita bukan generasi penonton—kita adalah pelaku sejarah! Hari ini kita dilantik, besok kita bergerak, dan kelak sejarah akan mencatat:

bahwa PMII Komisariat UIN Alauddin Makassar, selalu memegang teguh tujuan mulia itu.
hari inipun saya deklarasikan dan beritahukan kepada sahabat/i sekalian, bahwa saya Lillahi ta’ala untuk PMII!
mungkin itu saja dari saya , akhir kata , PMII bagi saya itu adalah sebuah kapal , kalau ia mengalami karam di tengah lautan dan tenggelam, maka saya adalah orang terakhir yang akan tinggal dan tenggelam bersama organisasi ini.Akhir rangkaian dari sambutan Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Laporan dipublish tim red

