MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —– Untuk berkunjung ke pulau ini ada 2 dermaga penyebrangan yakni dermaga unhas/kera-kera dan dermaga tol lama,” urai Ruslan dalam keterangannya ke media tanggal 17/08/2022
Ruslan pun menceritakan secara singkat pulau lakkang , memiliki tempat bersejarah dan cerita mistik tersendiri.bahkan saat ini, sangat menarik dikunjungi oleh wisata lokal, maupun mancanegara
Menurut sejarah nama pulau lakkang ini, nama yang sebenarnya adalah Bonto ‘Mallangngere’ dan Kenapa
di beri nama lakkang karna menurut sejarah warga dulu pernah menyingkir ke rappokalling.

Kemudian, pulau lakkang ini juga punya tempat bersejara yaitu 3 bungker peninggalan jepang yang terletak di RW01 sehingga para pendatang juga bisa berwisata di dalamnya. Dan ini sangat cocok sekali dengan program pemerintah sekarang yaitu ‘lorong wisata’ di sinilah kampung ketua DPRD kota makassar (Rudianto Lallo SH).
Warga Masyarakat sangat mengharapkan ada perubahan di Lakkang” dan berharap kepada pihak pemerintah kota Makassar melalui Ketua DPRD kota Makassar, yakni pak Rudianto lallo “agar sekiranya keluhan warga, dapat direalisasikan, agar merasakan, adanya air bersih.serta fasilitas jaringan internet, dan juga akses jalan darat/jembatan.
Sesuai janji yang pernah di sampaikan ketua DPRD kota Makassar pak Rudianto lallo, melalui resesnya waktu itu akan berbuat yang terbaik, untuk warga masyarakat Lakkang.

Ruslam pun dan beberapa warga masyarakat, mengharapkan agar dapat menjadi perhatian dari pemerintah, Serra menaruh , harapannya, agar akses menuju dermaga Unhas/kera-kera dapat dijadikan sebagai program, yang terlaksana, demi kelancaran aktivitas masyarakat setempat.
Lanjutnya, Kami berharap kepada pemerintah melalui ketua DPRD kota makassar agar bisa diperhatikan akses jalan darat/jembatan diwilayah Lakkang karena alangkah bangganya kami dan warga setempat jika ini teralisasi dan berjalan dengan baik dan lancar. Kami juga yakin dan percaya pak ketua pasti akan membangun kampung kelahirannya dan tidak akan tinggal diam mendengar keluhan warganya,” tutur Ruslan yang juga aktivis di Makassar.
Laporan tim : (**/ Rslm ) Editor. : Arya Tirtah

