Program LPTS, Yang di Peruntukan Untuk 5 Desa diKepulauan TanaKeke di Duga Ada Penyimpangan
TAKALAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——— Dugaan penyimpangan program LPTS (Listrik Penerangan Tenaga Surya) yang seharusnya membawa terang bagi lima desa di Kepulauan Tana Keke kembali menjadi sorotan publik Senin 12 Mei 2025.
Program ini yang bertujuan untuk menyediakan akses listrik melalui energi matahari bagi masyarakat yang kesulitan menjangkau jaringan listrik utama, diduga tidak berjalan sesuai rencana.
Sebelumnya diberitakan di salah satu media online klikbacanews.com terkait dugaan pungutan liar, disebutkan diberita tersebut,dana di transfer ke rekening istri camat kepulauan Tanakeke
Saat tim media menghubungi Kepala desa balangdatu Lewat telefon Saharuddin membenarkan kalau pembayaran di serahkan ke camat

Saat ditanya tentang peruntukan sekolah pak desa tidak mengetahui ,Saya tidak tau kalau masalah peruntukan sekolah pak saya tidak masuki,hanya masjid saja saya masuki,,kalau peruntukan sekolah kordinasinya langsung ke pak camat,kata kades balangdatu
Warga menduga ada kongkalikong antara kepala desa dan camat dengan pihak yang mencari ke untungan
Akibatnya, alih-alih membawa manfaat, program LPTS ini justru meninggalkan kekecewaan di tengah masyarakat yang sangat mengharapkan kehadiran listrik sebagai penunjang aktivitas sehari-hari
Bahkan salah satu masjid dan sekolah yang seharusnya mendapatkan alat tersebut malah di alihkan ke pihak lain dengan membayar sejumlah uang,,dengan alasan pihak masjid tidak mampu membayar biaya pemasangan kata kepala desa dlsaharuddin
Menurut informasi ada dua sekolah didesa balang datu di alihkan ke desa lain, dengan alasan tidak mampu membayar biaya pemasangan
Warga berharap Penyelidikan mendalam diperlukan untuk mengungkap kebenaran dan memastikan akuntabilitas dalam penggunaan dana publik,
sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi, dan lebih jelas dari semua pihak yang terkait
Laporan dipublik redaksi

