Penuh Haru dan Doa, Tausiah Malam Pertama Wafatnya Ibunda Kades Gentung Dihadiri Pejabat dan Tokoh Masyarakat
GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM PANGKEP —— Suasana haru menyelimuti kegiatan tausiah malam pertama atas wafatnya Ibunda Kepala Desa Gentung, Hj. Kamariah, S.Sos, yang dilaksanakan pada Jumat malam, 27 Maret 2026, sekitar pukul 20.30 WITA. Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang tengah berduka.
Kehadiran berbagai unsur pejabat dan tokoh masyarakat semakin menambah kekhidmatan suasana. Tampak hadir Ir. Andi Djajang Abbas selaku Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, H. Haris Kepala Dinas Capil, Husni Tamrin Kabag Camat Labakkang, Ibu Endang Kabid BPMD, serta Sriyanti Kepala Desa Kanaungan. Selain itu, turut hadir Babinsa, Bhabinkamtibmas Polsek Labakkang, serta tokoh agama dan masyarakat yang ikut memberikan doa dan dukungan.
Dalam tausiah yang disampaikan, Ustadz Rusli mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menekankan pentingnya memperbanyak shalawat kepada Baginda Rasulullah SAW sebagai salah satu amalan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah sekaligus sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Lebih lanjut, Ustadz Rusli mengingatkan bahwa kematian merupakan kepastian yang tidak dapat dihindari oleh setiap makhluk hidup. Ia menyampaikan bahwa ajal tidak mengenal usia, jabatan, maupun kondisi kesehatan, karena semuanya sepenuhnya berada dalam ketentuan Allah SWT.

“Kematian adalah ujian bagi keluarga yang ditinggalkan dan kita semua . Oleh karena itu, kita harus selalu siap dan memperbanyak amal ibadah, terutama sholat, sebagai bekal di akhirat,” ungkapnya dengan penuh makna, yang turut menggugah hati para hadirin.
Sementara itu, Ir. Andi Djajang Abbas dalam sambutannya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Ibunda Kepala Desa Gentung. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Kegiatan tausiah malam pertama ini berlangsung dengan penuh kekhusyukan hingga akhir acara. Doa bersama pun dipanjatkan untuk almarhumah Ibunda Hj. Kamariah, S.Sos, agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta diampuni segala dosa-dosanya.
Momentum ini juga menjadi wujud nyata kebersamaan dan kepedulian antar sesama, di mana seluruh elemen masyarakat dan pemerintah hadir memberikan dukungan moril. Diharapkan, kebersamaan seperti ini terus terjaga sebagai bentuk solidaritas dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.
Laporan dipublish tim redaksi (T/MY)

