TAKALAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM — Pembangunan toilet beserta sanitasi SMP Negeri 1 Mappakasunggu, Kecamatan Sanrobone Kab. Takalar, diduga tak sesuai bastek atau spesifikasi yang tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Dari hasil pantauan yang dilakukan LSM Perak (Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Rakyat) pembangunan tersebut diduga ada yang janggal.
Pembangunan toilet beserta sanitasi tiga unit SMPN 1 Mappakasunggu yang anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Takalar, dengan anggaran senilai Rp.373.800.000 diduga sebagai sarat Korupsi.
“Kami Menduga bahwa material jenis besi yang digunakan untuk slot dan tian itu tak sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam (RAB),” Ungkap Rahman samad divisi investigasi LSM Perak Indonesia. Senin 5/9/2022.
“Kami sudah mengumpulkan sampel dan keterangan, bahwa pekerjaan ini di indikasi sebagai ajang bisnis oleh pihak oknum oknum tertentu, Dan kami dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pihak (APH) Aparat Penegak Hukum untuk melaporkan perihal tersebut, karena pekerjaan ini masih tahap penyelesaian,” tambah Rahman.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Mappakasunggu, Amir Latango yang dikonfirmasi mengatakan semua pekerjaan yang kami lakukan sudah sesuai dengan RAB.
Laporan (**/Tim)

