MAKASSAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM ——- Koperasi Syari’ah Proklamator Indonesia (KSPI) melakukan kerja sama dengan pemangku Adat Kerajaan Tallo di Masjid Al Markas Al Iskami Center, makassar 28/03/2024
Dalam Pertemuan Singkat dan sederhana dipelataran Bazaar Kuliner Mesjid Almarkas Al Islami Center untuk membahas jalinan kerja sama dalam Ukhuwah Islamiyah persaudaraan sesama umat Islam, serta wathanuiyah persatuan dalam ikatan kebangsaan, dan Ukhuwah basyariyah yaitu persaudaraan sesama umat
Hadir dalam pertemuan tersebut, Mursalin Syah sebagai Humas /Koordinator Kesultanan Kerajaan seluruh Indonesia, Koperasi Syariah Proklamator Indonesia (KSPI),” Bersama Sujarwanto selaku Koordinator Prog.inkutulirisasi (KSPI), Karaeng Naba,Sultan Gowa, Muh. Akbar Amir Sultan Aliyah Ma’gau Raja Tallo XIX Makassar, Wawan dari media, dan perwakilam masyarakat dari Makassar, Maros, pangkep.
Raja Tallo XIX Makassar, saat dikonfirmasi tentang pertemuan tersebut mengatakan.” Tujuan utama melakukan kemitraan dengan koperasi syari’ah proklamator Indonesia. Adalah membangun masyarakat adat se Indonesia khususnya di kota makassar, ucap Raja Tallo
Selain itu, Ma’gau Raja Tallo XIX Makassar Muh. Akbar Amir Sultan Aliyah menambahkan. “Saya selaku pemangku Adat Kerajaan Tallo XIX Makassar. Punya tanggung jawab moril untuk mempertahankan keberadaan masyarakat adat Kerajaan Tallo di kota makassar.
Dimana ada indikasi oknum pemerintah yang menduduki jabatan di kota makassar. Ada niat untuk menghilangkan sejarah keberadaan masyarakat adat Kerajaan Tallo XIX Makassar, ungkap Raja Tallo
Yang mulia Raja Tallo menambahkan lagi, atas kemitraan yang dibangun pemangku Adat Kerajaan Tallo XIX Makassar dengan semua lembaga pemerhati kebudayaan dan penyelamat situs cagar Budaya di Indonesia.
” Tujuan utama saya sebagai pemangku Adat Kerajaan Tallo XIX Makassar. Untuk mendapatkan perhatian semua pihak, jika keputusan presiden RI, kementerian Kebudayaan, peraturan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dan peraturan pemerintah kota Makassar tentang situs Cagar Budaya di makassar, sangat jelas.
Namun kenapa masih saja ada oknum pemerintah yang tidak taat atas peraturan perundang-undangan tersebut. Apa karena nafsu dan ambisi berkuasa, sehingga gelap mata dan tuli melihat aspirasi masyarakat adat Kerajaan Tallo XIX Makassar, ucap Yang Mulia Raja Tallo XIX Makassar
Laporan : (**/ Arya Red )

