MAROS SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS COM……..
Pekan keempat kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muslim Maros (UMMA) Angkatan IX Tahun 2025 di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, semakin menunjukkan eksistensinya.
Sejak awal penempatan, mahasiswa KKN UMMA terus bersinergi dengan warga dalam berbagai program pengabdian demi kemaslahatan masyarakat desa.
KKN UMMA merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana mahasiswa tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Tujuannya tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di kampus, tetapi juga membantu memecahkan masalah, meningkatkan kesejahteraan warga, serta mengasah keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kerja sama tim.
Selama pekan keempat, Posko KKN UMMA Desa Rompegading melaksanakan beragam kegiatan diantaranya mengadakan giat tudang sipulung bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Palanro untuk sosialisasi pemasaran produk secara digital dengan sistem barcode.
Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Republik Indonesia, mahasiswa KKN UMMA Posko Desa Rompegading berkolaborasi dengan KKN UIN Alauddin Makassar dan KKN ITB Nobel Indonesia. Mereka menggelar lomba bertema “Semarak dan Kolaborasi: Wujudkan Generasi Berakhlak dan Berprestasi”.

Rangkaian lomba yang digelar mencakup cookies in face, hafalan surah pendek, kaligrafi, adzan, praktik sholat Subuh, puisi, tarik tambang, lari karung, joget balon, hingga memasukkan pensil dalam botol. Selain itu, digelar pula jalan sehat sejauh kurang lebih 1,5 kilometer mengelilingi jalan poros desa dengan doorprize menarik.
Koordinator Desa KKN UMMA Posko Rompegading yang juga dimandatkan menjadi Ketua Panitia 17-an, Aswadi Hamid, menyampaikan bahwa program KKN berlangsung selama 40 hari dengan beragam kegiatan, mulai dari pelatihan, penyuluhan, pemberdayaan ekonomi, hingga pembangunan infrastruktur sederhana.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang berpartisipasi sehingga kegiatan 17-an dapat terlaksana dengan baik. Kerja sama antara mahasiswa KKN, perangkat desa, dan masyarakat menjadi kunci sukses acara ini. Tujuannya untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus mempererat silaturahmi dan membangkitkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya Aswandi.
Ia menambahkan, berbagai lomba dan kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat menjadi wadah kreativitas warga sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme. “Terima kasih atas antusiasme masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi kenangan indah sekaligus motivasi untuk terus bersatu membangun desa,” tutupnya.
Laporan : Aswadi Hamid
Penulis : Zaenal Arifin, S.Hut

