GALESONG TAKALAR SULAWESI SELATAN GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —–– Di tengah pertumbuhan ekonomi yang pesat, masih ada sejumlah warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka terjebak dalam lingkaran kemiskinan yang sulit untuk mereka keluar. Mirisnya, nasib mereka tak pernah tersentuh bantuan yang seharusnya mereka terima
Dari berbagai program bantuan sosial pemerintah yang telah diluncurkan untuk membantu warga miskin.untuk dapat merasakan hidup layak” Namun berbeda bagi Keluarga RUSTAM DG NGAGO warga Dusun Parangbambe Desa Sawakung Beba Galesog, Kabupaten Takalar Rabu 07/03/2024

Seharusnya menjadi jalan keluar bagi mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan. Namun, kenyataannya, masih banyak warga yang tak pernah merasakan manfaat dari program tersebut.
Salah satu alasan utama mengapa nasib seorang warga hidup di bawah garis kemiskinan dan tak pernah tersentuh bantuan dari program pemerintah Akibat seringkali karena tidak tepat sasaran dan disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dana bantuan yang seharusnya digunakan untuk membantu warga miskin justru mengalir kepada masyarakat yang hidupnya bisa dikatakan serba berkecukupan
Akibatnya, warga miskin terus menderita dan tak pernah merasakan manfaat dari bantuan yang seharusnya mereka terima.
Bahkan minimnya SDM, masyarakat untuk membuat suatu Permohonan bantuan, seringkali mereka dihadapkan pada birokrasi yang membingungkan dan sulit dipahami. Akibatnya, mereka terus hidup dalam kemiskinan tanpa harapan untuk mendapatkan bantuan yang seharusnya mereka terima.

Selain itu, kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang hak-hak mereka juga menjadi faktor yang menyebabkan nasib seorang warga hidup di bawah garis kemiskinan tak pernah tersentuh bantuan.
Banyak warga miskin yang tidak tahu bahwa mereka berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Namun karena mereka tidak tahu apa apa,” yang seharusnya mereka dapatkan dan bagaimana cara mengajukannya serta Kurangnya informasi dan edukasi dari pemerintah setempat
RUSTAM DG NGAGO yang tinggal dalam gubuk rewoknya, mengisahkan kesedihan bahkan tanah yang mereka tumpangi milik saudaranya untuk dijadikan sebagai tempat tinggal, sangat tidak layak huni,
Besar harapan dalam hidupnya, semoga mendapat uluran tangan dan belas kasihan dari pemerintah ucapnya dalam keluh kesah saat ditemui oleh awak media ini
Laporan : (**/Abd Gaffar )

