Melangkah ke usia 39, tahun Semangat Baru, Rulfan Irfandi Mengabdi untuk Tamalate, Berkomitmen untuk Rakyat
TAMALATE GERBANG INDONESIA TIMUR NEWS.COM —– Melangkah ke usia 39 tahun bagi seorang abdi negara bukan sekadar angka yang bertambah. Bagi Rulfan Irfandi, Sekretaris Desa (Sekdes) Tamalate, momen ulang tahunnya ke-39 menjadi titik refleksi sekaligus pemacu semangat untuk memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi masyarakat.
Ditemui di sela-sela aktivitasnya di Kantor Desa Tamalate, Rulfan tampak bersahaja. Di usianya yang kini matang, ia menegaskan bahwa komitmen utamanya adalah transformasi pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan inklusif.
“Usia 39 tahun ini adalah pengingat bagi saya bahwa waktu terus berjalan. Saya ingin memastikan bahwa setiap menit pengabdian saya di Desa Tamalate memberikan dampak positif bagi warga,” ujar Rulfan dengan nada penuh optimisme.
Pelayanan Prima sebagai Napas Pengabdian
Dalam beberapa tahun terakhir, tantangan administrasi di tingkat desa semakin kompleks. Rulfan menyadari bahwa warga tidak lagi membutuhkan birokrasi yang berbelit-belit. Oleh karena itu, di usianya yang baru, ia mencanangkan program akselerasi pelayanan publik berbasis digitalisasi dan keramahan petugas.
“Pelayanan publik bukan hanya soal urusan surat-menyurat. Ini soal bagaimana kita menyentuh kebutuhan masyarakat dengan empati. Saya ingin warga Tamalate merasa bahwa pemerintah desa adalah rumah mereka untuk mencari solusi,” tambah pria yang dikenal dekat dengan berbagai elemen masyarakat

Rulfan juga menekankan pentingnya kolaborasi. Menurutnya, kesuksesan pembangunan desa tidak bisa dilakukan sendirian. Ia berkomitmen untuk terus merangkul tokoh masyarakat, pemuda, dan perangkat desa lainnya untuk bekerja seirama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.
Doa dan Harapan untuk Masa Depan
Perayaan sederhana di hari jadinya kali ini pun dipenuhi dengan doa dari rekan kerja dan warga setempat. Banyak yang berharap, di bawah dedikasi Rulfan, Desa Tamalate dapat menjadi percontohan desa yang mandiri dan memiliki sistem pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menanggapi harapan tersebut, Rulfan hanya tersenyum rendah hati. “Bagi saya, kado terindah di ulang tahun ke-39 ini bukan berupa materi, melainkan melihat senyum warga yang urusannya terbantu dengan mudah. Itulah tolak ukur kesuksesan saya sebagai seorang pelayan masyarakat.”
Melangkah ke usia 39, Rulfan Irfandi membuktikan bahwa integritas dan semangat muda tetap relevan di tengah tuntutan zaman. Dengan visi yang jelas dan komitmen yang tak tergoyahkan, ia siap membawa Desa Tamalate melompat lebih tinggi menuju pelayanan publik yang paripurna
Laporan dipublish tim redaksi : Arya
